Kamis, 29 Maret 2012

‘Umar bin Khaththab, Khalifah Penjaga Pasar



Kamis, 29 Maret 2012
HARGA-harga komoditi pangan di Indonesia sering tak terkontrol. Suatu saat melambung tinggi, di saat lain anjlok mencapai titik terendah. Bawang merah misalnya, harganya pernah mencapai puluhan ribu per kilo, tapi saat tiba waktu panen turun drastis. Saking rendahnya harga itu, para petani di Nganjuk, Jawa Timur pernah lebih memilih membakar barangnya daripada menjualnya.

Tidak terkontrolnya harga-harga tersebut karena begitu lemahnya peran pemerintah. Saking lemahnya, adanya pemerintah itu seperti tidak ada. Sebagian orang bilang, peran pemerintah memang dibatasi. Pemerintah tidak boleh intervensi soal harga. Harga lebih diserahkan kepada mekanisme pasar. Namun bila harga-harga melangit sehingga mencekik rakyat, pemerintah mestinya punya kewenangan mengontrol harga.

Seperti pendapat sebagian besar ulama, dalam kasus tertentu -walau mereka berpendapat sebaiknya harga memang ditentukan oleh pasar- pemerintah berhak mengontrol harga, demi melindungi rakyat. Karena dalam banyak kasus, melambungkan harga-harga itu bukan semata mekanisme pasar, melainkan lantaran ulah para tengkulak.

Dalam sejarah Islam, orang yang pertama kali turut campur menentukan harga di pasar adalah ‘Umar bin Khaththab, saat beliau menjabat khalifah. Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dikenal tegas ini punya perhatian besar kepada pasar. Sebab, pasar adalah jantung ekonomi suatu masyarakat (negara). Berangkat dari kepentingan ini, sekalipun khalifah, ‘Umar merasa perlu turun sendiri ke pasar-pasar melakukan pengawasan. Bila melihat penyimpangan beliau langsung meluruskan.

Dari Sa’id bin Al-Musayyib diriwayatkan, ‘Umar bertemu Hathib bin Abi Balta’ah yang sedang menjual kismis di pasar. ‘Umar berkata, “Kamu tambah harganya atau angkat dari pasar kami.”

Riwayat lain, dari Yahya bin Abdul Rahman bin Hathib. Dia berkata, “Ayahku dan ‘Utsman bin ‘Affan adalah dua sekutu yang mengambil kurma dari Al-Aliyah ke pasar. Mereka kemudian bertemu dengan ‘Umar. “Wahai Ibnu Abi Balta’ah, tambahlah harganya, apabila tidak, maka keluarlah dari pasar kami,” kata Umar.

Riwayat di atas menunjukkan bahwa ‘Umar begitu peduli dengan harga-harga yang berkembang di pasar. Beliau melarang menurunkan harga. Harga yang terlalu murah sepintas memang menguntungkan konsumen. Namun sesungguhnya dalam jangka panjang itu bakal menghancurkan kepentingan yang lebih besar, yakni kepentingan penjual maupun kepentingan pembeli itu sendiri.

Harga yang terlalu murah, membuat para pedagang enggan berjualan karena keuntungannya terlalu sedikit. Tidak sepadan dengan jerih payah dan modal yang dikeluarkan. Bila pedagang enggan berjualan, pada akhirnya tentu bakal mempengaruhi persedian barang. Saat persedian barang sedikit, sementara di sisi lain permintaan bertambah, yang terjadi kemudian harga melambung tinggi. Nah, ini tentu tidak menguntungkan bagi masyarakat banyak.

Karena itu, di samping melarang menurunkan harga, ‘Umar memerintahkan pedagang menjual sesuai harga pasar. Ada riwayat yang menunjukkan hal tersebut. Diriwayatkan, seorang laki-laki datang membawa kismis dan menaruhnya di pasar. Lalu dia menjual tidak dengan harga pasar. Tidak jelas di riwayat ini apakah pria itu menjual di bawah harga pasar atau justru di atasnya. Yang jelas ‘Umar berkata, “Juallah dengan harga pasar atau kamu pergi dari pasar kami. Sesungguhnya kami tidak memaksamu dengan satu harga.”

Sebagian ulama menganggap apa yang dilakukan ‘Umar tersebut bertentangan dengan ketentuan Rasulullah. Abu Dawud dan At-Tirmidzi mengisahkan, suatu hari harga-harga barang naik. Sebagian umat Islam lalu mendatangi Rasulullah, minta beliau menentukan harga. Tapi Nabi tidak bersedia. Beliau hanya berdoa, “Aku berdoa agar Allah menghilangkan mahalnya harga dan meluaskan rezeki.” Rasulullah memberi alasan kenapa menolak menentukan harga, “Sesungguhnya Allah, Dialah yang menentukan harga, yang Maha Menahan, Maha Meluaskan lagi Maha Memberi rezeki. Dan aku berharap bertemu Allah dan tidak ada seorang dari kalian meminta pertanggungjawabanku atas kezaliman dalam darah dan harta.”

Ulama lain, seperti Jaribah bin Ahmad Al-Haritsi berpendapat sebaliknya. Seperti ditulis dalam bukunya, Al Fiqh Al Iqtishadi Lil Amiril Mukminin Umar ibnu Al Khathab (diterjemahkan penerbit Khalifa dengan judul Fiqih Ekonomi Umar bin Khathab), menurut Jaribah apa yang dilakukan Umar tidak bertentangan dengan Hadits Nabi di atas. Jaribah punya dua alasan.

Pertama, naiknya harga pada zaman Nabi tersebut akibat fluktuasi dari persediaan dan permintaan barang. Artinya, harga naik karena persediaan barang sedikit sementara permintaan banyak. Karena itu Rasulullah enggan menetapkan harga. Memperkuat pendapatnya, Jaribah mengutip pendapatnya Ibnu Taimiyah. Syaikhul Islam ini berpendapat, membuat dalil berdasarkan Hadits yang menunjukkan keengganan Nabi menentukan harga, untuk membuktikan dilarangnya penentuan harga secara mutlak adalah kesalahan. “Ini adalah kasus khusus, bukan umum,” kata Ibnu Taimiyah.

Kedua, masih kata Jaribah, ‘Umar tidak membatasi harga tertentu, misalnya dengan nominal tertentu. ‘Umar hanya minta pedagang menjual dengan harga pasar. Di antara dalil yang menunjukkan ‘Umar benar-benar menjaga harga pasar adalah saat beliau memerintahkan Hathib untuk masuk ke rumahnya dan menjual kismisnya sebagaimana kehendaknya. Sebab, berjualan di rumah jauh dari penglihatan penjual dan pembeli, sehingga tidak mempengaruhi harga di pasar.

Sekalipun sikap ‘Umar tegas dalam menjaga harga pasar, namun beliau tidak kaku. Pada kasus tertentu pedagang boleh menjual barangnya di luar harga pasar.

Itu pernah dialami Al-Miswar bin Makhramah. Ia menjual makanan dengan harga modalnya atau tanpa keuntungan. ‘Umar heran dengan apa yang dilakukan Miswar tersebut, “Apakah kamu gila, wahai Miswar?”

Miswar menjawab, “Demi Allah, tidak wahai Amirul Mukminin. Tetapi aku melihat mendung musim gugur. Aku benci menahan apa yang bermanfaat bagi manusia.” Mendengar jawaban Miswar tersebut, ‘Umar segera menyahut, “Semoga Allah membalasmu dengan kebaikan.”

Tetapi jika penyimpangan harga, baik turun maupun naik yang terlalu ekstrim karena ulah pedagang, misalnya monopoli, maka menurut Jaribah, negara mesti bertindak demi kemaslahatan semua orang.

Kesimpulannya, bila terjadi pergerakan harga, baik naik maupun turun, akibat fluktuasi persediaan dan permintaan barang dalam keadaan normal, maka penentuan harga dalam keadaan seperti ini tidak diperbolehkan. Penetapan harga di saat keadaan normal, dianggap sebagai kezaliman kepada rakyat yang menyebabkan penguasa harus mempertanggungjawabkan pada Hari Kiamat kelak. */Bambang Subagyo
Rep: Sahid
Red: Cholis Akbar
Sumber: http://hidayatullah.com/read/21947/29/03/2012/‘umar-bin-khaththab,-khalifah-penjaga-pasar.html

Senin, 26 Maret 2012

Aneka Rajutan

Bros Kupu kupu
harga Rp. 7000/satuan


***

 
Bros Capung
harga Rp. (by request)/satuan

***


Bros Bunga Bandul
harga Rp. (by request)/satuan

***


Cover Topless

harga Rp. (by request)/satuan

***

Flower w/ Kristal

 harga Rp. 4000/satuan
 

***










Tas

harga Rp. (by request)/satuan
***

Flower Single

 harga Rp. 3500/satuan

***

Ikat Rambut

harga Rp.12.000/satuan

***

Flower With Ribbon

harga Rp. 5000/satuan

***

Small Flower

harga Rp. 3000/satuan

***

Ikatan Rambut Small Flower

harga Rp. 3500/satuan

***

Pembatas Buku

harga Rp. 3000/satuan

***

1.Silakan kirim SMS ke no 0818704941 dengan format:
   - Nama                       : 
   - Alamat lengkap     :
   - Jumlah pesanan   :
  - Transfer via            : Bank BCA
   No. Rekening pembayaran :  2191 20 9534 a/n R Lucky Mufhara.
2. Kami akan mengkonfirmasi berapa total harga+ongkos kirim yang harus anda transfer
3. Setelah melakukan pembayaran via transfer, harap mengkonfirmasi kembali melalui sms, agar kami dapat segera  mengecek & mengirimkan pesanan anda.
4. Setelah pembayaran masuk,barang segera kami kirim ke alamat anda & kami akan mengirimkan SMS yang berisi no.   resi pengirimannya.

******Catatan penting******
*Harga sudah nett. & belum termasuk ongkos kirim.
*Di harapkan memberikan Nama & alamat selengkap-lengkapnya & sejelas-jelasnya, agar tidak terjadi salah alamat, karena salah pengiriman akibat alamat yang salah, adalah bukan tanggung jawab kami.
*Barang yang sudah di beli tidak bisa ditukar atau dikembalikan, karena sebelum pengiriman, sudah kami cek terlebih dahulu dan kami pastikan dalam keadaan baik. Terima kasih.

Senin, 19 Maret 2012

Wanita Jaman Sekarang Kebanyakkan Rindu Neraka



Ironi:

Saudariku Muslimah … .
Suatu hal yang pasti bahwa surga dan neraka adalah dua makhluk yang Allah Subhanahu wa Ta’ala ciptakan. Surga diciptakan-Nya sebagai tempat tinggal yang abadi bagi kaum Mukminin dan neraka sebagai tempat tinggal bagi kaum musyrikin dan pelaku dosa yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang darinya.

Setiap Muslimin yang mengerti keadaan Surga dan neraka tentunya sangat berharap untuk dapat menjadi penghuni Surga dan terhindar jauh dari neraka, inilah fitrah.

Pada Kajian kali ini, kami akan membahas tentang neraka dan penduduknya, yang mana mayoritas penduduknya adalah wanita dikarenakan sebab-sebab yang akan dibahas nanti.

Sebelum kita mengenal wanita-wanita penghuni neraka alangkah baiknya jika kita menoleh kepada peringatan-peringatan Allah Subhanahu wa Ta’ala di dalam Al Qur’an tentang neraka dan adzab yang tersedia di dalamnya dan perintah untuk menjaga diri daripadanya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At Tahrim : 6)

Imam Ath Thabari rahimahullah menyatakan di dalam tafsirnya : “Ajarkanlah kepada keluargamu amalan ketaatan yang dapat menjaga diri mereka dari neraka.”

Ibnu Abbas radliyallahu 'anhu juga mengomentari ayat ini : “Beramallah kalian dengan ketaatan kepada Allah, takutlah kalian untuk bermaksiat kepada-Nya dan perintahkan keluarga kalian untuk berdzikir, niscaya Allah menyelamatkan kalian dari neraka.” Dan masih banyak tafsir para shahabat dan ulama lainnya yang menganjurkan kita untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka dengan mengerjakan amalan shalih dan menjauhi maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Di dalam surat lainnya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir.” (Al Baqarah : 24)

Begitu pula dengan ayat-ayat lainnya yang juga menjelaskan keadaan neraka dan perintah untuk menjaga diri daripadanya.

Kedahsyatan dan kengerian neraka juga dinyatakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam di dalam hadits yang shahih dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu bahwasanya beliau bersabda : “Api kalian yang dinyalakan oleh anak cucu Adam ini hanyalah satu bagian dari 70 bagian neraka Jahanam.” (Shahihul Jami’ 6618)

Jikalau api dunia saja dapat menghanguskan tubuh kita, bagaimana dengan api neraka yang panasnya 69 kali lipat dibanding panas api dunia? Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.

Wanita Penghuni Neraka

Tentang hal ini, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :“Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)

Hadits ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang penduduk Surga yang mayoritasnya adalah fuqara (para fakir miskin) dan neraka yang mayoritas penduduknya adalah wanita. Tetapi hadits ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang mengantarkan mereka ke dalam neraka dan menjadi mayoritas penduduknya, namun disebutkan dalam hadits lainnya.

Di dalam kisah gerhana matahari yang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabatnya melakukan shalat gerhana padanya dengan shalat yang panjang , beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam melihat Surga dan neraka.
Ketika beliau melihat neraka beliau bersabda kepada para shahabatnya radliyallahu 'anhum : “ … dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam?” Beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : “Karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab : “Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu.’ ” (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu 'anhuma)

Dalam hadits lainnya, Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :“ … dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu)

Dari Imran bin Husain dia berkata, Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : “Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita.” (HR. Muslim dan Ahmad)

Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadits di atas dengan pernyataannya : “Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal.

Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.” (Jahannam Ahwaluha wa Ahluha halaman 29-30 dan At Tadzkirah halaman 369)

Saudariku Muslimah … .

Jika kita melihat keterangan dan hadits di atas dengan seksama, niscaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam neraka bahkan menjadi mayoritas penduduknya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoritas dari penghuni Surga.

Saudariku Muslimah … . Hindarilah sebab-sebab ini semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.

1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan hal ini pada sabda beliau di atas tadi. Kekufuran model ini terlalu banyak kita dapati di tengah keluarga kaum Muslimin, yakni seorang istri yagn mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak cocok dengan kehendak sang istri sebagaimana kata pepatah, panas setahun dihapus oleh hujan sehari.
Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan sang suami karena Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak akan melihat istri model begini sebagaimana dijelaskan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam : “Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya.” (HR. Nasa’i di dalam Al Kubra dari Abdullah bin ‘Amr. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 76)

Hadits di atas adalah peringatan keras bagi para wanita Mukminah yang menginginkan ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Surga-Nya. Maka tidak sepantasnya bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal sepele yang tidak pantas untuk dibesar-besarkan.

Jika demikian keadaannya maka sungguh sangat cocok sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sebagai mayoritas kaum yang masuk ke dalam neraka walaupun mereka tidak kekal di dalamnya.

Cukup kiranya istri-istri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam dan para shahabiyah sebagai suri tauladan bagi istri-istri kaum Mukminin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya.

2. Durhaka Terhadap Suami

Kedurhakaan yang dilakukan seorang istri terhadap suaminya pada umumnya berupa tiga bentuk kedurhakaan yang sering kita jumpai pada kehidupan masyarakat kaum Muslimin. Tiga bentuk kedurhakaan itu adalah :
1. Durhaka dengan ucapan.
2. Durhaka dengan perbuatan.
3. Durhaka dengan ucapan dan perbuatan.

Bentuk pertama ialah seorang istri yang biasanya berucap dan bersikap baik kepada suaminya serta segera memenuhi panggilannya, tiba-tiba berubah sikap dengan berbicara kasar dan tidak segera memenuhi panggilan suaminya. Atau ia memenuhinya tetapi dengan wajah yang menunjukkan rasa tidak senang atau lambat mendatangi suaminya. Kedurhakaan seperti ini sering dilakukan seorang istri ketika ia lupa atau memang sengaja melupakan ancaman-ancaman Allah terhadap sikap ini.

Termasuk bentuk kedurhakaan ini ialah apabila seorang istri membicarakan perbuatan suami yang tidak ia sukai kepada teman-teman atau keluarganya tanpa sebab yang diperbolehkan syar’i. Atau ia menuduh suaminya dengan tuduhan-tuduhan dengan maksud untuk menjelekkannya dan merusak kehormatannya sehingga nama suaminya jelek di mata orang lain. Bentuk serupa adalah apabila seorang istri meminta di thalaq atau di khulu’ (dicerai) tanpa sebab syar’i. Atau ia mengaku-aku telah dianiaya atau didhalimi suaminya atau yang semisal dengan itu.

Permintaan cerai biasanya diawali dengan pertengkaran antara suami dan istri karena ketidakpuasan sang istri terhadap kebaikan dan usaha sang suami. Atau yang lebih menyedihkan lagi bila hal itu dilakukannya karena suaminya berusaha mengamalkan syari’at-syari’at Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sunnah-sunnah Rasul-Nya Shalallahu ‘alaihi wassalam. Sungguh jelek apa yang dilakukan istri seperti ini terhadap suaminya. Ingatlah sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam :“Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syar’i, pent.) maka haram baginya wangi Surga.” (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi serta selain keduanya. Lihat Al Insyirah fi Adabin Nikah halaman 85)

Bentuk kedurhakaan kedua yang dilakukan para istri terjadi dalam hal perbuatan yaitu ketika seorang istri tidak mau melayani kebutuhan seksual suaminya atau bermuka masam ketika melayaninya atau menghindari suami ketika hendak disentuh dan dicium atau menutup pintu ketika suami hendak mendatanginya dan yang semisal dengan itu.

Termasuk dari bentuk ini ialah apabila seorang istri keluar rumah tanpa izin suaminya walaupun hanya untuk mengunjungi kedua orang tuanya. Yang demikian seakan-akan seorang istri lari dari rumah suaminya tanpa sebab syar’i. Demikian pula jika sang istri enggan untuk bersafar (melakukan perjalanan) bersama suaminya, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya, berjalan di tempat umum dan pasar-pasar tanpa mahram, bersenda gurau atau berbicara lemah-lembut penuh mesra kepada lelaki yang bukan mahramnya dan yang semisal dengan itu.

Bentuk lain adalah apabila seorang istri tidak mau berdandan atau mempercantik diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal itu, melakukan puasa sunnah tanpa izin suaminya, meninggalkan hak-hak Allah seperti shalat, mandi janabat, atau puasa Ramadlan.

Maka setiap istri yang melakukan perbuatan-perbuatan seperti tersebut adalah istri yang durhaka terhadap suami dan bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Jika kedua bentuk kedurhakaan ini dilakukan sekaligus oleh seorang istri maka ia dikatakan sebagai istri yang durhaka dengan ucapan dan perbuatannya. (Dinukil dari kitab An Nusyuz karya Dr. Shaleh bin Ghanim As Sadlan halaman 23-25 dengan beberapa tambahan)

Sungguh merugi wanita yang melakukan kedurhakaan ini. Mereka lebih memilih jalan ke neraka daripada jalan ke Surga karena memang biasanya wanita yang melakukan kedurhakaan-kedurhakaan ini tergoda oleh angan-angan dan kesenangan dunia yang menipu.

Ketahuilah wahai saudariku Muslimah, jalan menuju Surga tidaklah dihiasi dengan bunga-bunga nan indah, melainkan dipenuhi dengan rintangan-rintangan yang berat untuk dilalui oleh manusia kecuali orang-orang yang diberi ketegaran iman oleh Allah. Tetapi ingatlah di ujung jalan ini ada Surga yang Allah sediakan untuk hamba-hamba-Nya yang sabar menempuhnya.

Ketahuilah pula bahwa jalan menuju neraka memang indah, penuh dengan syahwat dan kesenangan dunia yang setiap manusia tertarik untuk menjalaninya. Tetapi ingat dan sadarlah bahwa neraka menanti orang-orang yang menjalani jalan ini dan tidak mau berpaling darinya semasa ia hidup di dunia.

Hanya wanita yang bijaksanalah yang mau bertaubat kepada Allah dan meminta maaf kepada suaminya dari kedurhakaan-kedurhakaan yang pernah ia lakukan. Ia akan kembali berusaha mencintai suaminya dan sabar dalam mentaati perintahnya. Ia mengerti nasib di akhirat dan bukan kesengsaraan di dunia yang ia takuti dan tangisi.

3. Tabarruj

Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang seharusnya wajib untuk ditutupi dari hal-hal yang dapat menarik syahwat lelaki. (Jilbab Al Mar’atil Muslimah halaman 120)

Hal ini kita dapati pada sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tentang wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang dikarenakan minimnya pakaian mereka dan tipisnya bahan kain yang dipakainya. Yang demikian ini sesuai dengan komentar Ibnul ‘Abdil Barr rahimahullah ketika menjelaskan sabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam tersebut.
Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : “Wanita-wanita yang dimaksudkan Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam adalah yang memakai pakaian yang tipis yang membentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada dhahirnya dan telanjang pada hakikatnya … .” (Dinukil oleh Suyuthi di dalam Tanwirul Hawalik 3/103 )

Mereka adalah wanita-wanita yang hobi menampakkan perhiasan mereka, padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah melarang hal ini dalam firman-Nya : “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka.” (An Nur : 31)

Imam Adz Dzahabi rahimahullah menyatakan di dalam kitab Al Kabair halaman 131 : “Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah menampakkan hiasan emas dan permata yang ada di dalam niqab (tutup muka/kerudung) mereka, memakai minyak wangi dengan misik dan yang semisalnya jika mereka keluar rumah … .”

Dengan perbuatan seperti ini berarti mereka secara tidak langsung menyeret kaum pria ke dalam neraka, karena pada diri kaum wanita terdapat daya tarik syahwat yang sangat kuat yang dapat menggoyahkan keimanan yang kokoh sekalipun. Terlebih bagi iman yang lemah yang tidak dibentengi dengan ilmu Al Qur’an dan As Sunnah. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam sendiri menyatakan di dalam hadits yang shahih bahwa fitnah yang paling besar yang paling ditakutkan atas kaum pria adalah fitnahnya wanita.

Sejarah sudah berbicara bahwa betapa banyak tokoh-tokoh legendaris dunia yang tidak beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala hancur karirnya hanya disebabkan bujuk rayu wanita.
Dan berapa banyak persaudaraan di antara kaum Mukminin terputus hanya dikarenakan wanita. Berapa banyak seorang anak tega dan menelantarkan ibunya demi mencari cinta seorang wanita, dan masih banyak lagi kasus lainnya yang dapat membuktikan bahwa wanita model mereka ini memang pantas untuk tidak mendapatkan wanginya Surga.

Hanya dengan ucapan dan rayuan seorang wanita mampu menjerumuskan kaum pria ke dalam lembah dosa dan hina terlebih lagi jika mereka bersolek dan menampakkan di hadapan kaum pria. Tidak mengherankan lagi jika di sana-sini terjadi pelecehan terhadap kaum wanita, karena yang demikian adalah hasil perbuatan mereka sendiri.

Wahai saudariku Muslimah … . Hindarilah tabarruj dan berhiaslah dengan pakaian yang Islamy yang menyelamatkan kalian dari dosa di dunia ini dan adzab di akhirat kelak.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :“Dan tinggallah kalian di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu.” (Al Ahzab : 33)
Masih banyak sebab-sebab lainnya yang mengantarkan wanita menjadi mayoritas penduduk neraka. Tetapi kami hanya mencukupkan tiga sebab ini saja karena memang tiga model inilah yang sering kita dapati di dalam kehidupan masyarakat negeri kita ini.

Saudariku Muslimah … .

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah menuntunkan satu amalan yang dapat menyelamatkan kaum wanita dari adzab neraka. Ketika beliau selesai khutbah hari raya yang berisikan perintah untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan anjuran untuk mentaati-Nya. Beliau pun bangkit mendatangi kaum wanita, beliau menasehati mereka dan mengingatkan mereka tentang akhirat kemudian beliau bersabda : “Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!” Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya : “Mengapa demikian, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!” (HR. Bukhari)

Bershadaqahlah! Karena shadaqah adalah satu jalan untuk menyelamatkan kalian dari adzab neraka. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menyelamatkan kita dari adzabnya. Amin.

Wallahu A’lam bish Shawwab. (Dikutip dari tulisan Muhammad Faizal Ibnu Jamil, Judul asli Wanita Penghuni Neraka, MUSLIMAH/Edisi XXII/1418/1997/Kajian Kali Ini. Url sumber http://www.geocities.com/dmgto/muslimah201/nar.htm)
http://www.salafy.or.id/salafy.php?menu=detil&id_artikel=159

Bagaimana tidak "Wanita Jaman Sekarang Kebanyakkan Rindu Neraka", coba saja lihat skrg udah jamannya gak tau malu, wanita berpakaian sangat minim dan bahkan kurang bahan alias tipis bgt kain yg di gunakan. Naik motor boncengan berduaan dengan lelaki menggunakan hotpants, ke mall - shoping dengan dandanan yang mencolok dan menor², nonton di bioskop cari tempat yg mojok2 dan gelap2an, ke warnet bukan lagi internetan, malah ajang mesum, bangga menampilkan lekuk tubuhnya / pamer keindahan tubuh. Mereka berlomba-lomba menjadi yang modis mengikuti trend orang-orang kafir.

Sabtu, 17 Maret 2012

Berapapun uang anda, bersedekahlah setiap hari

Siapa yang ingin usaha maju mendapat keuntungan yang berlipat-lipat? Ayo Berinfaq!
Siapa yang ingin penyakit segera sembuh? Ayo Berinfaq!
Siapa yang ingin cepet dapet jodoh? Ayo Berinfaq!
Siapa yang ingin urusannya dimudahkan? Ayo Berinfaq!
Siapa yang ingin ujiannya lulus? Ayo Berinfaq!

Berapakah seharusnya saya berinfaq?

Inilah rumus matematika sedekah.
Siapa yang menginkan 10, infaqkan saja 1
Siapa menginfaqkan 1, ia akan dapat 10
Jika anda punya uang 1 juta dan ingin mendapatkan uang dua juta, cukup anda infaqkan 200 ribu, namun jika anda menginginkan yang 10 juta, infaqkan saja semuanya yang satu juta.

Jika perusahaan menginginkan keuntungan hingga seratus maka anda mesti menginfaqkan sebesar sepuluh juta, atau jika perusahaan anda keuntungannya bersih 1 milyar menginginkan penambahan keuntungan hingga 2 milyar, perusahaan anda mesti keluarkan infaq 200 juta.

Jika anda sakit, dan sang dokter memberikan rincian biaya yang mesti dikeluarkan selama 1 bulan perawatan adalah 100 juta, maka untuk mempercepat kesembuhan infaqkan saja 10 juta

Segera buktikan ayat-ayat Allah bahwa itu akan tergantikan 10 kali lipat bahkan bisa lebih dari 700 kali lipat, anda mesti yakin. Berbagilah kepada sesama, kepada orang-orang yang disekitar anda yang lebih membutuhkan dan tunggulah keajaiban itu tidaklah lagi akan datang.

Jika itu terbukti, anda mesti menjadi orang yang ketagihan dalam berinfaq. Lihatlah orang-orang yang disekeliling anda yang lebih membutuhkan dari anda. Kunjungilah orang-orang yang tak mampu,

Alihkan belanja anda yang tadinya ke toko besar ke warung-warung kecil di sekitar anda, belanja sayuran kepada tukang sayur keliling, mudah-mudahan itu akan lebih membantu mereka

“Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat.

Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”,

sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)”

(HR Bukhary 5/270)
Dari Abu Hurairah r.a: “Ada seorang lelaki datang kepada Nabi s.a.w. lalu berkata: “Ya Rasulullah, sedekah manakah yang teragung pahalanya?” Rasulullah s.a.w. bersabda:
“jikalau engkau bersedekah, sedangkan engkau itu masih sehat, dan sebenarnya engkau merasa sayang mengeluarkan sedekah itu, karena takut menjadi fakir dan engkau amat mengharap-harapkan untuk menjadi kaya. Tetapi janganlah engkau menunda-nunda, sehingga apabila nyawamu telah sampai di kerongkong lalu berkata: “Untuk si Fulan itu, yang ini dan untuk si Fulan ini, yang itu, sedangkan orang yang engkau maksudkan itu
telah memiliki apa yang hendak kau berikan.” (Muttafaq ‘alaih)

SEDEKAH tidak perlu menunggu harta cukup nishab atau menunggu banyak harta.
Dianjurkan untuk senantiasa bersedekah dalam kondisi apapun. Sebagaimana Firman Allah Swt yang artinya: “(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan/menyedekahkan (hartanya), baik di waktu lapang (banyak rizki) maupun sempit (tidak banyak rizki), dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Al-Imron (3): 134)
Sahabat Ali bin Abi Thalib dalam sebuah riwayat ketika memiliki empat dirham. Ia menyedekahkan satu dirham waktu malam, satu dirham saat siang hari, satu dirham secara terang-terangan, dan satu dirham lagi secara diam-diam.

Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan pelipat ganda rizki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. (QS. Al-Baqarah (2): 261)

Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, Dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah (kesuksesan).” (QS. Al-Lail (92): 5-7)

Senantiasa terus memperbaiki diri dan memberikan kemanfaatan bagi yang lain. Hendaknya kehadiran kita ada sesuatu manfaat yang bisa dirasakan oleh orang-orang yang ada di sekeliling kita, Baik itu tenaga, pikiran, materi dll. Tampakkan wajah ceria, murah senyum, tidak sekadar simpati saja, tetapi bagaimana bisa berempati. Berbagi dengan sesama, mengutamakan kepentingan saudaranya, saling berlomba dalam kebaikan dan taqwa
“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan” (QS. Al Baqarah: 245)

Siapakah yang dapat memberi keuntungan 700 kali lipat?

Allah berfiman : "Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. 2 : 261)

Harta tidak akan pernah bisa mempertahankan kehidupan di muka bumi. Sehebat apapun usaha manusia untuk memperpanjang hidupnya, kematian pasti akan tiba pada saat yang telah ditentukan. Sebelum menyesal, masih ada kesempatan untuk membuat harta kita menjadi abadi. Caranya: transferlah harta anda ke akhirat. Salurkan kekayaan anda melalui lembaga-lembaga sosial yang membantu fakir miskin dan anak yatim, lebih dari itu wakafkan harta anda untuk pelayanan sosial seperti masjid, sekolah pendidikan agama dan rumah sakit. Dari sini harta anda akan bergerak mencarikan pahala untuk anda. Dari sini kecapean yang selama ini anda lakukan tidak akan menjadi sia-sia. Anda kelak ditunggu oleh harta anda di surga.

Mari turut berpartisipasi memproduksi berjuta kebaikan, Jangan puas hanya melaksanakan yang wajib. Shalat Fardhu jangan dilalaikan, lengkapi dengan shalat sunnah, ada shalat rawatib, shalat malam, shalat dhuha dan lainnya. Puasa Romadhan kita laksanakannya, puasa sunnah kita kerjakan semampu kita, ada puasa 6 hari di bulan syawal, puasa 3 hari setiap bulan, puasa senin dan kamis, dll. Bersihkan harta dengan mengeluarkan zakat, tumbuh suburkan harta anda agar lebih berkah dan semakin berkembang sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak dengan menginfaqkannya di jalan Allah niscaya Allah akan ganti dengan yang lebih baik, jika di dunia belum ada ganti di akhirat kita menyesal, mengapa tidak menginfaqkannya lebih banyak lagi.


Ayo salurkan sebagian rezeki anda kepada orang-orang yang ada di sekitar anda, atau juga bisa melalui program yang kami tawarkan berikut ini :

1. Zakat
2. Infaq/shadaqah
3. Wakaf
4. Anak Yatim
5. Qurban

Salurkan sebagian rezeki anda melalui salah satu nomor rekening berikut :
--> Bank Muamalat (Share) No Rek. 923 51458 47
--> Bank BNI Syariah No Rek. 0183033322 KC. Syariah Tanjung Karang,
--> Bank Syariah Mandiri No Rek. 0427083747 Cabang Bandar Lampung
--> Bank Mandiri No Rek. 114-00-0594415-5 KC. Kotabumi
--> Bank BRI No Rek. 0155-01-027512-50-8 KC. Kotabumi.
--> Bank BCA No Rek. 8110330589 KCP Kotabumi
Semua atas nama Wagimin.

Bila sudah ditransfer mohon konfirmasi via SMS ke nomor HP 085768959449 caranya :


1. Zakat
Ketik : ZAKAT_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : ZAKAT 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 1.000 .000,-

2. Infaq/shadaqah
Ketik : INFAQ_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : INFAQ 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 300.000,-

3. Waqaf
Ketik : WAQAF_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : INFAQ 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 500.000,-

4. Anak Yatim
Ketik : YATIM_tanggal_nama_Asal_Bank_jumlah
Contoh : YATIM 01012011 Hamba Allah di Surabaya BNI Syariah Rp. 1.500.000,-


Terimakasih atas partisipasinya, semoga Allah mengganti dengan yang lebih baik dan menjadi amalan yang akan memperberat amal kebaikan di yaumil akhir.

Mohon konfirmasinya seberapapun harta yang anda infaqkan

Zakat Anda Pekan ini

Pada Hari Kamis, 15 Maret 2012
--> Hamba Allah di Ende transfer ke BNI Syariah = Rp. 70.000,-
Pada Hari Senin, 12 Maret 2012
--> Via di Jakarta transfer ke BNI = Rp. 15.000,-
Pada Hari Jum'at, 9 Maret 2012
--> Hamba Allah di Rawabendungan Cilacap transfer ke BRI = Rp. 125.000,-

Infaq Anda Pekan ini

Pada Hari Kamis, 15 Maret 2012
--> Hamba Allah di Jakarta transfer ke Mandiri = Rp. 100.000,---> Panggah di Sanggau transfer ke BNI Syariah = Rp. 100.000,-
Pada Hari Rabu, 14 Maret 2012
--> Wini di Tasikmalaya transfer ke BRI = Rp. 200.000,---> Pramudita di Purbalingga transfer ke BRI = Rp. 50.000,-

Pada Hari Selasa, 13 Maret 2012
--> Hamba Allah di Jakarta transfer ke BCA = Rp. 50.000,-
Pada Hari Jum'at, 9 Maret 2012
--> Hamba Allah di Tg Balai Karimun transfer ke Mandiri = Rp. 100.000,-

Yatim Pekan ini

Pada Hari Jum'at, 16 Maret 2012
--> Hamaba Allah di Kotamobagu transfer ke BRI = Rp. 100.000,-
Pada Hari Kamis, 15 Maret 2012
--> Arwin di Jakarta transfer ke BRI = Rp. 500.000,---> Panggah di Sanggau transfer ke BNI Syariah = Rp. 100.000,---> Hamba Allah di Surabaya transfer ke BCA = Rp. 1.000.000,-
Pada Hari Rabu, 14 Maret 2012
--> Andi di Sukabumi transfer ke Mandiri = Rp. 150.000,---> Hamba Allah di Manado transfer ke BCA = Rp. 50.000,---> Hamba Allah di Semarang transfer ke BCA = Rp. 100.000,---> Hamba Allah di Serang Banten transfer ke BCA = Rp. 50.000,-

Pada Hari Senin, 12 Maret 2012
--> Hamba Allah di Semarang transfer ke BCA = Rp. 100.000,---> Hamba Allah di Palembang transfer ke BCA = Rp. 53.000,-
--> Hamba Allah di Bandung transfer ke Mandiri = Rp. 50.000,---> Hamba Allah di Bekasi transfer ke BCA = Rp. 100.000,-

Do'a kita untuk yang rajin berinfaq

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

“Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat.

Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”,

sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)”

(HR Bukhary 5/270)

Baca selengkanya do'a dua malaikat setiap subuh di link ini http://wirausahapesantren.blogspot.com/2010/02/doa-dua-malaikat-setiap-subuh.html

Supaya Cepat Kaya Ayo Lipatgandakan harta anda dengan shadaqah

Ayo buktikan !!!

Jangan lupa sertakan harapan anda... mintalah hajat anda...
Terbukti Shadaqah penuh keajaiban...
harta menjadi berkah, berlimpah dan penuh manfaat...
--> Mau sembuh dari sakit, ayo shadaqoh
---> Mau dapat anak, pancing dengan shadaqah
----> Anda mau apa, lakukan shadaqah, lalu mintalah hajat anda pada Allah...

Jangan Kapok harta anda berkurang karena shadaqah...
Makin bertambah harta karena shadaqah, tentu semakin rutin anda shadaqah...

Lakukan dari keluarga terdekat, tetangga dan orang-orang yang ada disekitar anda, semoga menjadi orang yang bermanfaat...

Bahagia dunia akhirat, Ayo Shadaqah.....

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni'mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Ya Allah kabulkanlah do'a kaum muslimin di penjuru bumi..
Ya Allah kabulkanlah do'a-do'a kami...
Ya Allah kami telah berusaha mengorbankan harta kami tuk perjuangan menegakkan kalimat-Mu...
kami korban harta kami tuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan ke lebih banyak orang di seluruh penjuru bumi...

Ya Allah sembuhkanlah diantara kami yang sedang sakit, sembuhkanlah keluarga kami, sembuhkanlah tetangga kami, sembuhkanlah teman-teman...
Ya Allah di antara kami ada yang belum memiliki keturunan, berikanlah segera amanah itu,
Ya Allah berilah kami keturunan yang baik dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Mendengarkan do`a.
Ya Allah jadikanlah anak-anak kami, anak2 yang shaleh dan shalehah...

"Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw; sebanyak aneka rupa rizqi. Wahai Dzat Yang Maha Meluaskan rizqi kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskan dan banyakanlah rizqiku dari segenap setiap penjuru dan perbendaharaan rizqi-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu jua. Dan limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau. "

"Wahai Allah, wahai Dzat Yang Maha Kaya, wahai Dzat Yang Maha Terpuji, wahai Dzat Yang memulai, wahai Dzat Yang Mengembalikan, wahai Dzat Yang Maha Penyayang, wahai Dzat Yang Maha Mencintai. Cukupilah kami dengan kehalalan-Mu dari keharaman-Mu. Cukupilah kami dengan anugerah-Mu dari selain Engkau. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw. keluarga dan sahabat beliau."
"Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami. Wahai Allah, ridhailah kami dari ketetapan-Mu dan berilah berkah kepada kami pada segala apa yang telah Engkau putuskan sehingga kami Tidak suka apa yang Engkau mempercepatkan apa yang Engkau akhirkan dan tidak pula menyukai mengakhirkan apa yang, Engkau cepatkan. "
"Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201).

"Ya Tuhan, janganlah Engka siksa kami karena lupa atau bersalah. Ya Tuhan, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kamj, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami dalam mengalahkan orang-orang kafir." (QS. Al-Baqarah: 286).

"Ya Tuhan sungguh kami telah mendengar seruan yang menyeru kepada iman: "Barimanlah kamu kepada Tuhanmu, maka kami pun beriman. Ya Tuhan, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta matikanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbuat kebajikan. Ya Tuhan, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari kiamat nanti. Sungguh Engkau sama sekali tidak akan pernah menyalahi janji." (QS. Âli Imrân: 193-294). 
 
Sumber:
http://pembinaanpribadi.blogspot.com/

Rabu, 14 Maret 2012

Bersedekah pada Pagi Hari

sedekah Salah seorang teman pernah bercerita tentang kehidupannya. Dia mengizinkan saya untuk menceritakan pengalamannya tersebut dalam buku ini. Sebut saja namanya Fulan. Sehari-hari dia bekerja sebagai karyawan “kelas bawah” di sebuah perusahaan swasta. Gajinya pun tentu gaji karyawan kelas bawah. Ketika dia mulai masuk kerja, sekitar tahun 2003-an, perusahaan tempatnya bekerja memberikan gaji 300 ribu rupiah per bulan. Jumlah ini terbilang sangat kecil, apalagi untuk ukuran kota besar, bahkan di bawah standar UMR. Setelah satu tahun bekerja, gajinya naik menjadi 600 ribu, kemudian naik lagi menjadi 900 ribu. Gaji terakhir yang dia terima—setelah bekerja tiga tahun—adalah 1.100.000 per bulan.
Ketika itu, dia masih berstatus sebagai bujangan. Jadi, gaji sejumlah itu masih cukup untuk menopang kehidupannya selama satu bulan. Bahkan, dengan uang sejumlah itu dia masih bisa menabung, membantu orang tua dan saudara-saudaranya, bahkan memberi pinjaman kepada teman-temannya yang membutuhkan tanpa harus ngirit untuk makan dan membeli kebutuhan pribadinya. Memang, Fulan adalah tipe orang yang berusaha untuk menghindari aneka utang sehingga sebagian besar uang gajinya bisa dibawa pulang. Dia terlihat sangat menikmati hidup, selalu ceria, dan jarang mengeluh, termasuk mengeluhkan penghasilannya. Dapat dikatakan, dia adalah salah seorang teman yang paling bahagia hidupnya. Padahal, kalau dikalkulasikan, kebutuhan bulanan Fulan bisa mencapai 1,5 sampai dua juta rupiah, termasuk untuk membantu orang tuanya.
Dari mana dia mendapatkan uang tambahan? Apakah dia punya kerja sampingan? Ternyata tidak. Jangankan untuk mencari kerja sampingan, untuk menyelesaikan pekerjaan di kantor saja terkadang dia harus lembur hingga larut malam. Lalu, bagaimana dia bisa memenuhi segala kebutuhannya bahkan bisa memberi? Kepada saya dia mengatakan kalau kuncinya bukan dari kerja sampingan, akan tetapi dari keistikamahannya dalam bersedekah. Setiap pagi setelah shalat Subuh, dia senantiasa mengisi kencleng infak yang ada di kamarnya. “Tidak tentu sih jumlahnya, kadang seribu, kadang dua ribu, kadang pula lima atau sepuluh ribu. Ya minimal seribulah setiap hari,” ujarnya.
Dalam setiap bulan, tidak kurang dari 40-50 ribu berhasil dia kumpulkan dari kencleng tersebut, bahkan jumlahnya pernah mencapai 100 ribu rupiah. Dikemanakan uang hasil kencleng itu? Dia menyedekahkannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Jika ada tetangganya sakit, dia akan menengok dan memberikan uang tersebut untuk berobat atau membelikannya makanan. Terkadang dia memberikannya ke masjid, lembaga zakat, atau kepada sanak saudaranya yang tengah kesulitan.
“Ya, saya merasakan efek yang luar biasa dari membiasakan diri bersedekah setiap pagi hari. Ada banyak kemudahan dan kebaikan yang saya dapatkan. Walau gaji bulanan terbilang kecil, alhamdulillah Allah Swt. selalu memberikan kecukupan pada saya. Ada saja rezeki yang tidak disangka-sangka yang datang menghampiri. Yang lebih penting dari itu, harta pun menjadi berkah. Hidup terasa lebih tenang, lebih bahagia, lebih banyak saudara, dan lebih mudah untuk taat kepada Allah Swt.,” ungkap Fulan mantap.
Keistikamahan Fulan untuk bersedekah setiap pagi tidak hanya dilakukan ketika sedang dalam keadaan lapang. Saat sedang sempit pun dia senantiasa menjaga amal andalannya itu walau hanya lima ratus rupiah setiap pagi.
Efeknya luar biasa. Ketika dia harus keluar dari pekerjaan karena terkena PHK, kemudahan dari Allah Swt. senantiasa menghampirinya. Saat hendak menikah, misalnya, dan saat berasamaan berada dalam kondisi jobless dan tidak punya penghasilan, uang yang dimilikinya nol rupiah, dia masih bisa tenang dan yakin bahwa Allah Swt. akan memberinya jalan keluar yang terbaik. Benar saja, pada saat-saat genting menghadapi hari H, tanpa disangka-sangka, dia mendapatkan order sebesar 20 juta rupiah untuk satu pekerjaan yang dibayar di muka. Tidak lama dari itu, dia pun diterima bekerja di perusahaan lain dengan gaji yang lebih besar dibanding perusahaan tempatnya bekerja dulu. Fulan pun bisa menyambut hari bahagia dengan senyuman dan kebanggaan karena bisa menikah dengan biaya sendiri.
Teman yang satu ini boleh jadi adalah orang yang didoakan malaikat karena amal saleh yang senantiasa dilakukannya. Mengapa demikian? Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut.
Tidak satu hari pun dari pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya. Salah satu di antara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Yang lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’.” (HR Bukhari Muslim)
Boleh jadi, karena doa dari malaikat dan doa dari orang-orang yang dibantunyalah Allah Swt. berkenan memberikan kepadanya harta yang berkah. Apa cirinya harta yang berkah itu? Secara nominal mungkin jumlahnya kecil. Akan tetapi, harta tersebut pasti penuh dengan manfaat dan membawa beraneka macam kebaikan. Harta itu telah membawanya mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan lahir batin, menjadikannya mudah taat kepada Allah, membawa manfaat kepada orang-orang yang ada di sekitarnya, dan memancing datangnya rezeki-rezeki dalam bentuk lain yang nilainya sulit untuk diukur dengan uang.
Fulan adalah sosok manusia yang cerdas dan pebisnis hebat. Betapa tidak, dengan modal dan usaha yang minimal, dia bisa mendapatkan begitu banyak keuntungan maksimal yang berdimensi dunia akhirat. Apa indikatornya? Pertama, Fulan bisa memanfaatkan waktu pagi untuk mendulang keberkahan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. mendoakan agar umatnya mendapatkan keberkahan pada waktu pagi.
“Ya Allah, berkahilah umatku pada pagi hari.”
Dalam sebuah riwayat juga diceritakan bahwa Rasulullah saw. biasa mengirim sariyyah atau pasukan perang pada awal pagi. Selain itu juga dikisahkan bahwa Sakhru, seorang pedagang, biasa mengantar kafilah dagangnya pada awal pagi sehingga dia sejahtera dan hartanya bertambah.[1]
Tampaknya, Rasulullah saw. ingin melihat umatnya menjadi manusia-manusia yang gemar beraktivitas dan melakukan aneka kebaikan pada awal waktu. Hanya mereka yang sungguh-sungguh mengharapkan keberhasilan dan keberkahanlah yang bakal sanggup berpagi-pagi dalam kesibukan beraktivitas. Salah satunya mengawali hari dengan berinfak di jalan Allah.
Kedua, Fulan bisa memanfaatkan tawaran “bisnis” yang menggiurkan dari Allah Swt., yaitu melalui sedekah. Betapa tidak, dengan bersedekah dia akan mendapatkan balasan yang berlipat-lipat jumlahnya. Allah Swt. berfirman sebagai berikut.
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.” (QS Al Baqarah, 2: 261)
Tidak hanya itu, dengan sedekah, Allah Swt. pun akan memberi balasan lain yang tidak kalah menggiurkan, yaitu ketenangan hidup, penjagaan Allah, dan keterbebasan dari penyakit-penyakit kejiwaan.[2]
Ketiga, Fulan pun bisa memanfaatkan “ketertarikan” dan “kecintaan” para malaikat yang sangat menyukai orang-orang yang bersedekah pada pagi hari sehingga mereka mendoakannya. Jika malaikat sudah mendoakan kebaikan bagi seseorang, apakah mungkin bagi Allah untuk tidak mengabulkan doa-doanya?
Saudaraku yang dimuliakan Allah ‘Azza wa Jalla, berkaca dari hal ini, marilah kita galakkan berinfak dan bersedekah pada pagi hari sehingga kita menjadi orang-orang yang mendapatkan keberkahan waktu pagi, mendapatkan laba yang besar dari Allah, dan mendapatkan doa para malaikat untuk kelapangan rezeki kita. Jangan biarkan ada satu pagi pun yang berlalu tanpa bersedekah sebab itu sama saja mengundang kerusakan dalam hidup sebagaimana yang dimintakan malaikat untuk orang-orang yang pelit. Semoga Allah mencatat kita sebagai orang yang cerdas. Amin. r

“Apa pun yang kalian infakkan
sesuai dengan diperintahkan Allah kepadamu,
niscaya Allah akan mengganti sesuatu itu untukmu sejak di dunia.
Lalu di akhirat, Allah pun akan memberi balasan pahala atasmu.”

— Ibnu Katsir —
Dalam Buku
AGAR PARA MALAIKAT BERDOA UNTUKMU

Penulis :
Sulaiman Abdurrahim

Source: http://syaamilquran.com/bersedekah-pada-pagi-hari.html

Kulit Manggis Lawan Penyakit-Penyakit Maut


Manggis yang dikenal juga sebagai queen of fruits memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Manggis berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Manggis juga sebagai antioksidan, yaitu dapat 'menangkap' radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Disebut radikal bebas lantaran atom atau kelompok atom itu memang dalam keadaan bebas alias tidak terikat dengan gugus lain. Radikal bebas mempunyai elektron yang tak berpasangan. Jika diibaratkan radikal bebas mirip orang jahat, belum berpasangan, tangan tak terikat sehingga usil mengambil gambar orang. Faktanya radikal bebas memang menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya memicu beragamnya penyakit degeneratif.
Tidak hanya pada isi buah, namun kulit manggis memiliki khasiat yang hebat. Kulit manggis mengandung zat yang disebut dengan 'Xanthone', yang kadarnya mencapai 123.97 mg per 100ml. Khasiat XANTHONE bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker. Khasiat lain XANTHONE sebagai antibakteri dan antivirus sebagaimana hasil riset Matsumoto.
Dalam uji invitro, periset Gifu International Institute of Biotechnology itu membuktikan  XANTHONE ampuh mengatasi Mycobacterium tuberculosis, bakteri penyebab tuberculosis (TB). Keperkasaan XANTHONE juga melibas human immunodeficiency virus penyebab anjloknya kekebalan tubuh. Senyawa itu menghambat replikasi.
Kulit manggis yang selama  ini terbuang percuma, ternyata ampuh sebagai obat. Kulit manggis yang semula dianggap sampah, kini dicari untuk diminum. Kulit manggis yang dulu cuma untuk penyakit “ringan,” kini untuk penyakit maut. Semua gara-gara beragam penelitian di  berbagai negara yang seakan-akan kompak  menyebutkan, kulit manggis berkhasiat obat berkat kandungan xanthonenya.
Penyakit jantung koroner, stroke, kanker pankreas, ginjal bocor, arthritis, fibriomyalgia, dan diabetes adalah sebagian kecil penyakit yang pernah terbukti kewalahan menghadapi xanthone. Sejumlah mantan penderita penyakit-penyakit mengerikan itu bercerita, konsumsi kulit manggis memperbaiki kesehatan mereka. 
Kulit manggis yang dipakai bisa berupa jus ataupun serbuk dalam kapsul. Jus kulit manggis ada di pasar dengan merek berbeda-beda. Sedangkan kapsul berisi serbuk kulit manggis umumnya dibuat oleh para herbalis. 

Kesimpulannya buah manggis dapat melawan penyakit-penyakit maut seperti kanker TBC dan HIV. (Sumber: trubus-online).

Hidup Sehat dengan

XAMthone Plus

Xanthone merupakan sekumpulan molekul biologi yang sangat aktif di dalam kulit (pericarp) buah manggis yang berwarna ungu. Struktur berbentuk cincin segi enam dengan ikatan karbon kembar untuk memberi kestabilan kepadanya. Lebih 200 Xanthone terdapat di alam, dimana 40 Xanthone terdapat dalam buah manggis, terutama dibagian kulit (pericarp) buah manggis.

                                                                                                                              Dapatkan 75 MANFAAT XAMthone Plus untuk tubuh:

Kesehatan tubuh yang menyeluruh:
1. Memperkuat sistem kekebalan.
2. Menyembuhkan peradangan.
3. Memperbaiki komunikasi antar sel.
4. Mengagalkan kerusakan DNA.
5. Alat bantu sistem getah bening.
6. Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok.
7. Mengurangi resistensi insulin.
8. Membantu penurunan berat badan.
9. Menyembuhkan kerusakan urat syaraf.
10. Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
11. Alat bantu dari sinergi tubuh.
12. Meringankan wasir.
13. Membantu menurunkan kadar gula dalam darah (hypoglycemia).
14. Meringankan penyakit kulit kemerah-merahan/bersisik (psoriasis).
15. Membantu menyembuhkan luka.
16. Meringankan sakit akibat carpal tunnel syndrome (penyakit yang terjadi pada pergelangan tangan serta jari yang disebabkan oleh tekanan yang sering terjadi pada bagian tersebut. Dan biasanya sering diakibatkan karena terlalu sering memakai keyboard dan mouse).
17. Menghilangkan penyakit kulit kering bersisik kronis (neurodermatitis). Kandungan anti peradangan dari manggis dapat mengurangi sisik dan gatal pada penyakit kulit.

Kesehatan Jantung
18. Membantu mencegah penyakit jantung.
19. Memperkuat pembuluh darah.
20. Menurunkan kolesterol LDL.
21. Menurunkan tekanan darah tinggi.
22. Membantu mencegah arteriosclorosis.

Kesehatan Pencernaan
23. Membantu mengatasi penyakit GERD (penyakit kronik yang ditandai dengan mengalirnya asam lambung ke dalam kerongkongan).
24. Membantu menyembuhkan borok/bisul.
25. Meringankan syndrome kelainan usus besar (IBS).
26. Membantu menghentikan diare.
27. Dapat meringankan peradangan usus besar ataupun kecil yang dikenal dengan Crohn`s disease.
28. Bisa mencegah salah satu penyakit radang usus besar (diverticulitis).

Membuat Lebih Awet Muda
29. Menambah energi, meningkatkan kegembiraan dan menaikkan stamina.
30. Memperlambat proses penuaan.
31. Membantu menghindari penyakit kemerosotan pada otak (dementia & Alzheimer`s).
32. Membantu mencegah batu ginjal.
33. Membantu mencegah penyakit sistem syaraf (parkinson).
34. Meredakan sakit akibat radang sendi.
35. Memperbaiki kerusakan dari penggunaan obat penghilang rasa sakit (NSAID).
36. Alat bantu untuk mata.

Kesehatan Keluarga
37. Menurunkan demam.
38. Mengatasi keracunan makanan.
39. Menyembuhkan luka tenggorakan.
40. Membantu menyembuhkan sariawan.
41. Mengatasi sesak nafas.
42. Membantu mengurangi migran (sakit kepala sebelah).
43. Mengurangi sakit gigi.
44. Alat bantu tidur yang alami.
45. Meningkatkan kemampuan untuk mengatasi stess.
46. Meningkatkan mood dan menurunkan depresi.
47. Alat bantu kesehatan otot dan sendi.
48. Menghilangkan jerawat dan cacat pada kulit.
49. Menghilangkan bekas gigitan, terbakar dan keracunan.
50. Meringankan keseleo, ketegangan otot dan sendi.
51. Meringankan sakit perut.
52. Meringankan radang tenggorokan (bronchitis), pembengkakan paru-paru (emphysema), dan radang paru-paru (pneumonia).
53. Bekerja sebagai obat penghilang rasa sesak/mampat pada hidung (decongestant).

Kesehatan Pria
54. Membantu mencegah kemandulan.
55. Membantu mencegah pembesaran prostat.

Kesehatan Wanita
56. Meringankan kesulitan buang air kecil.
57. Sebagai obat pencuci perut yang lembut.
58. Meminimalkan gejala sakit sebelum menstruasi (PMS).
59. Meringankan gejala menopause.
60. Menurunkan pembengkakan saat menstruasi.
61. Meringkan sakit pada otot, ligamen, atau tendon (fibromyalgia).
62. Meringankan sakit akibat penyakit menurunnya kepadatan tulang/pengapuran tulang (osteoporosis).

Kesehatan Anak-Anak
63. Membantu meringkan penyakit asma.
64. Bisa mencegah gangguan hyperaktif dan kurang perhatian (ADHD) dan alergi makanan.
65. Membentuk gigi dan tulang yang lebih kuat.

Mengatasi Penyakit
66. Mencegah penyakit gusi.
67. Memberantas penyakit TBC.
68. Menurunkan efek samping ketidaktoleranan laktosa.
69. Membantu mencegah disentri.
70. Membantu mencegah penyakit sistem syaraf pusat (multiple sclerosis).
71. Bisa mencegah kanker.
72. Meringankan penyakit inflamasi kronik (peradangan menahun) yang menyerang struktur tulang belakang dan terutama sendi panggul (Ankylosing Spondylitis).
73. Membantu mencegah infeksi paru-paru dan pernafasan kronis (cyctic fibrosis).
74. Mencegah gejala yang berhubungan dengan penyakit lupus.
75. Mengurangi penyakit lemas otot yang parah (Myasthenia Gravis).

Mengkonsumsi Xamthone Plus dalam dosis yang tepat mampu memberikan kesehatan yang sempurna dan vitalitas, serta mancegah macam-macam penyakit yang dapat menyerang kesehatan tubuh. Inilah minuman kesehatan kelas premium.



 

 

 

 

 

      

 

 

 

 

Jus Kulit Manggis

1 botol isi 350 ml
1 dos isi 6 botol

Harga Konsumen

1 botol Rp. 230.000
6 botol (1 dus) Rp. 1.200.000 (Belum Termasuk ongkir).

Untuk pemesanan;
1.Silakan kirim SMS ke no 0818704941 dengan format:
   - Nama                       : 
   - Alamat lengkap     :
   - Jumlah pesanan   :
   - Transfer via            : Bank BCA
   No. Rekening pembayaran :  2191 20 9534 a/n R Lucky Mufhara.
2. Kami akan mengkonfirmasi berapa total harga+ongkos kirim yang harus anda transfer
3. Setelah melakukan pembayaran via transfer, harap mengkonfirmasi kembali melalui sms, agar kami dapat segera  mengecek & mengirimkan pesanan anda.
4. Setelah pembayaran masuk,barang segera kami kirim ke alamat anda & kami akan mengirimkan SMS yang berisi no.   resi pengirimannya.

******Catatan penting******
*Harga sudah nett. & belum termasuk ongkos kirim.
*Di harapkan memberikan Nama & alamat selengkap-lengkapnya & sejelas-jelasnya,agar tidak terjadi salah alamat.
  karena salah pengiriman akibat alamat yang salah bukan tanggung jawab kami.
*Barang yang sudah di beli tidak bisa di tukar atau di kembalikan, karena sebelum pengiriman, sudah kami cek terlebih dahulu dan kami pastikan dalam keadaan baik.

Rabu, 07 Maret 2012

KIDUNG PANEDA



Sampurasun ,,,

run turun ingsun gumulung
sumilir gilirna wanci
ngalanglang ngacacang mangsa
ngalingling alam kiwari
ngalanglang alam ayeuna
rep sirep neda ti gusti
nya ingsun bayu rahayu
bayu mulus bayu asih
bayu pangauban jaman
bayu sajatining manik
nya ingsun langlang buana
pangauban seuweu … siwi
pangeran galur galunggung
anaking mangka caringcing
ngambah jagadna manusa
didinya ayana harti
didinya ayana ucap
pibeukeuleun hirup hurip
sasaka pusaka karuhun
dangiang putra kawali
pangauban pajajaran
panceg pangara dina adil
teuas jeujeur leuleus useup
padika ngaheuyeuk nagri
dina langkah aya tangtung
tangtungan diri pribadi
ulah gedag kupanggoda
tengetkeun gilirna wanci
lalakon pangreka jaman
sembaheun alam kiwari
ulah ngukur kuwung-kuwung
endah rupa-rupa jirim
adegan manawi purba
bibit pamelar sakti
wibawa ucap parentah
sakti dina darma bakti

~ r a h a y u ~

Source: http://ncepborneo.wordpress.com/2010/04/12/kidung-paneda-2/
 

Senin, 05 Maret 2012

Jihad Doa


doa-2 Dikisahkan, ada seorang laki-laki datang kepada Ja’far Ash Shadiq, beliau adalah seorang ulama terkemuka dari keturunan Rasulullah S.AW. Orang itu berkata, “Ada dua ayat dalam Al Qur’an yang aku paham apa maksudmu?”
“Bagaimana dua bunyi ayat itu?” tanya Ja’far Ash Shadiq.
“Yang pertama berbunyi ’Ud’ûni astajib lakum” (Berdo'alah kepada-Ku niscaya akan Aku perkenankan bagimu), (QS Al Mu’min [40]: 60). Lalu aku berdo'a dan aku tidak melihat do'aku diijabah,” ujarnya.
“Apakah engkau berpikir bahwa Alloh akan melanggar janji-Nya?” tanya Imam Ja’far.
“Tidak,” jawab orang itu.
“Lalu ayat yang kedua apa?” tanya Imam Ja’far lagi.
“Ayat yang kedua berbunyi: ’Wamâ anfaqtum min syai in fahuwa yukhlifuhû, wahuwa khairun râziqin’ (Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Alloh akan menggantinya dan Dialah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya), (QS Saba [34]: 39). Aku telah berinfak tetapi aku tidak melihat penggantinya,” ujarnya.
“Apakah kamu berpikir Alloh melanggar janji-Nya?” tanya ulama besar ini.
“Tidak,” jawabnya.
“Lalu mengapa?” tanya Imam Ja’far.
“Aku tidak tahu,” jawabnya.
Ja’far Ash Shadiq kemudian menjelaskan, “Akan kukabarkan kepadamu, Insya Alloh seandainya engkau menaati Alloh atas apa yang diperintahkan-Nya kepadamu, kemudian engkau berdo'a kepada-Nya, maka Alloh akan mengijabah do'amu. Adapun engkau berinfak tidak melihat hasilnya, kalau engkau mencari harta yang halal, kemudian engkau infakkan harta itu di jalan yang benar, maka tidaklah infak satu dirham pun, niscaya Alloh menggantinya dengan yang lebih banyak. Kalau engkau berdo'a kepada Alloh, maka berdo'alah kepada-Nya dengan Jihad Do'a. Tentu Alloh akan menjawab do'amu walaupun engkau orang yang berdosa.”
“Apa yang dimaksud jihad do'a?” sela orang itu.
“Apabila engkau melakukan yang fardhu maka agungkanlah Alloh dan limpahkanlah Dia atas segala apa yang telah ditentukan-Nya bagimu. Kemudian, bacalah shalawat kepada Nabi saw. dan bersungguh-sungguh dalam membacanya. Sampaikan pula salam kepada imammu yang memberi petunjuk. Setelah engkau membaca shalawat kepada Nabi, kenanglah nikmat Alloh yang telah dicurahkan-Nya kepadamu. Lalu bersyukurlah kepada-Nya atas segala nikmat yang telah engkau peroleh. Kemudian engkau ingat-ingat sekarang dosa-dosamu satu demi satu kalau bisa. Akuilah dosa itu dihadapan Allah. Akuilah apa yang engkau ingat dan minta ampun kepada-Nya atas dosa-dosa yang tak kau ingat. Bertobatlah kepada Alloh dari seluruh maksiat yang kau perbuat dan niatkan bahwa engkau tidak akan kembali melakukannya. Beristighfarlah dengan seluruh penyesalan dengan penuh keikhlasan serta rasa takut tetapi juga dipenuhi harapan.
Kemudian bacalah, ’Ya Alloh, aku memnita maaf kepada-Mu atas seluruh dosaku. Aku meminta ampun dan tobat kepada-Mu. Bantulah aku untuk mentaati-Mu dan bimbinglah aku untuk melakukan apa yang Engkau wajibkan kepadaku segala hal yang engkau ridhai. Karena aku tidak melihat seseorang bisa menaklukkan kekuatan kepada-Mu, kecuali dengan kenikmatan yang Engkau berikan. Setelah itu, ucapkanlah hajatmu. Aku berharap Alloh tidak akan menyiakan doamu,’ papar Ja’far Ash Shadiq. Í


“Sesungguhnya, Alloh Azza wa Jalla tidak mengabulkan doa
yang berasal dari hati yang lalai. Maka, jika engkau berdo'a, hadapkanlah seluruh hatimu, kemudian
yakinkanlah bahwa do'amu akan diterima

— Ja’far Ash Shadiq —

Source:http://syaamilquran.com/jihad-doa.html#.T1RokVO-kCw.twitter