Selasa, 13 Juli 2010

Mukjizat Sholat Dan Doa (From FB)

Makna Sholat Khusyuk

By: agussyafii

Pertanyaan, Apa makna sholat khusyuk menurut anda? Terima kasih atas tanggapan teman2 semua. Saya ingin memberikan tanggapan Makna Sholat Khusyuk.

Saya ingin terlebih dahulu menjelaskan tentang sholat. Sholat berarti memohon atau memanjatkan suatu permintaan hal ini dijelaskan dalam al-Quran secara umum dalam Surat at-Taubah : 103. Kata aqim-ush-shalah lebih dimaknai 'menunaikan sesuatu secara paripurna dan berkesinambungan.' Tujuan sholat adalah hening diri erat terpadu dalam khusyuk. Khusyuk lebih dimaknai sebagai rasa takut kepada Allah yang mendalam dihati. 'Yaitu orang yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sedang Dia tidak kelihatan (olehnya) dan dia datang dengan hati yang bertaubat. (QS. Qaf : 33).

Khusyuk juga bermakna penghambaan dan perendahan diri dalam derajat yang paling bersahaja. 'Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan bertambah khyusuk (rendah hati, sujud). (QS. al-Isra' : 109). Khusyuk juga bermakna tutur kata merendah, lemut dan tenang, 'Pada hari itu manusia mengikuti penyeru dengan tidak berbelok-belok dan merendahkan suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, maka engkau tidak mendengar kecuali bisikan saja. (QS. Thaha : 108).

Dengan demikian khusyuk meliputi rasa takut, penghambaan, kerendahan hati, ketundukan raga, tutur kata yang lembut kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Lantas bagaimana dengan orang yang 'lalai' dalam sholatnya? 'Maka celakalah bagi orang-orang yang lalai dari sholatnya (QS al-Ma'un : 4-5). Apakah orang yang lalai dalam sholat berarti orang yang tidak berkonsentrasi dalam sholat?

Orang yang lalai dalam sholat bukan berarti orang yang tidak bisa berkonsentrasi melainkan seperti yang diuraikan dalam surat al-Ma'un yakni orang yang menghardik anak yatim, tidak memberi makan orang miskin, dan tidak berbuat amal kebaikan bagi sesama, mereka inilah orang yang lalai dalam sholatnya juga disebut sebagai orang mendustakan agama. Makna utama yang dibawa surat al-Ma'un bahwa kekhusyukan dalam ibadah sholat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala namun juga memiliki tanggung jawab sosial bagi orang yang menjalankan sholat agar berbuat kebaikan terhadap sesama, menolong anak yatim dan orang-orang miskin.

Wassalam,
agussyafii
---

Kesendirian Dan Kesepian

By: agussyafii

Kesendirian adalah tidak adanya partner perkawinan. Kesepian adalah perasaan terasing dalam pikiran seseorang. Kita dapat sendiri tanpa merasakan kesepian. Kesepian merupakan masalah umum pagi setiap orang, laki-laki dan perempuan dapat melanda siapapun, tidak mengenal batas usia.

Dalam abad kini kita semua bisa menjadi korban dari modernitas dari kemajuan teknologi dan masyarakat yang semakin individu. Akibatnya sering tidak disadari dari awal dan baru terasa setelah berjalan jauh yang berakibat merugikan kehidupan bersama. Kesepian menjadi sumber bermacam-macam penyakit pisik dan psikologis, seperti, sakit kepala, nyeri punggung, darah tinggi, emosional, gampang tersinggung, bahkan depresi berat sampai bunuh diri.

Dalam pandangan pakar psikologi menyebutkan bahwa manusia di zaman modern lebih takut kesepian daripada bahaya kelaparan. Kita pada dasarnya makhluk sosial sehingga kita merasa takut kehilangan, takut akan ditinggalkan, memerlukan kebersamaan dan sapaan dari orang lain. Kita takut akan perasaan kehilangan dalam hubungan pribadi, terlebih orang yang kita cintai atau kita butuhkan keberadaannya. Tak seorangpun mampu yang terbebas dari belenggu kesepian. Disinilah orang kemudian melakukan aktifitas apapun agar tidak kesepian yang malah justru makin membuat dirinya merasa sepi.

Untuk menghilangkan kesendirian dan kesepian adalah dengan menjaga hati dan pikiran agar senantiasa tesambung dengan Allah Yang Maha Kasih. Jika hati kita tersambung dengan yang Maha Kasih, energi KasihNya akan menyebar keseluruh sel darah kita, kesadaran diri kita dipenuhi energi Kasih sayangNya, mulut, tangan, kaki menjadi instrumen untuk menyebarkan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala pada semua makhluk, baik Insan yang mulia, hewan, tumbuhan maupun benda-benda lain akan menjadi teman bahkan serasa saudara karena semua hadir atas kehendakNya. Semuanya bertasbih dan bersujud kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

--
'Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingar Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati kita menjadi tenteram.' (QS. ar-Ra'd : 28).

Wassalam,
agussyafii
---

Petani Kentang

By: agussyafii

Seorang petani kentang ternyata tidak pernah pusing memilih kentang. Namun rupanya ia justru mendapatkan uang yang lebih banyak. Sahabat dekatnya terheran dan akhirnya bertanya kepadanya, 'Apa rahasia keberhasilanmu?'

Ia menjawabnya, 'Sederhana aja kok, saya langsung menaikkan kentang hasil panen itu semuanya saya masukkan ke dalam gerobak, kemudian mengangkutnya melalui jalan yang paling jelek menuju kota. Selama perjalanan delapan kilometer itu kentang-kentang berukuran kecil selalu berada dibawah sementara kentang-kentang yang berukuran besar naik ke atas.'

Ini bukan hanya berlaku pada kentang, melainkan berlaku juga pada 'Sunatullah kehidupan' Melalui jalan yang terjal berliku kentang-kentang yang besar yang akan naik ke atas. Dalam masa sulit. kita yang bertahan dan ulet akan naik ke atas. Masa sulit tidak akan pernah berakhir, hanya seorang Mukmin yang kuatlah yang sanggup mengatasi kesulitan hidup.

---
Sungguh menakjubkan keadaan seorang Mukmin. Bila mendapatkan nikmat, ia bersyukur dan syukur itu baik baginya. Bila mendapatkan cobaan, ia bersabar dan sabar itu baik baginya. (HR. Muslim).

Wassalam,
agussyafii
---

Harapan Yang Penuh Berkah

By: agussyafii

Seorang bapak yang harus masuk Rumah Sakit Jantung Harapan Kita untuk di opname karena sakit jantung koroner yang dideritanya. Dokter telah memvonis untuk operasi. Hasil penelitian pemeriksaan dengan teliti menunjukkan ada yang tidak beres pada klep jantungnya. Dokter berpesan pada istrinya agar berdoa memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala karena kemungkinan untuk sembuh sangatlah tipis.

Kegagalan operasi jantung bisa berakibat kematian, pernyataan itulah yang membuat istrinya merasa terpukul. Beliau teringat suami yang dicintainya empat puluh tahun lebih telah dilewatinya berbagai suka maupun duka. Kebahagiaan dan penderitaan, tangis dan tawa selalu dirasakan bersama. Air matanya membasahi pipi. Rasanya kehawatiran itu menyelimuti hatinya, takut akan ditinggal selama-lamanya.

Beberapa waktu lalu, dipagi hari Sang Ibu berkunjung ke Rumah Amalia berniat bershodaqoh untuk anak-anak Amalia dan berdoa memohon kepada Allah, 'Ya Allah, Ya Tuhanku, Engkau yang Maha Tahu, jadikanlah shodaqohku ini karena mengharap ridhaMu Ya Allah dan menjadi sarana kesembuhan suamiku.' Doa itu dipanjatkan dengan sepenuh hati.

Beberapa hari setelah dilakukan operasi jantung. Dokter itu memberitahukan kepada Ibu bahwa operasi dilaksanakan berhasil, keadaan semakin membaik. Kemudian sang suami diperbolehkan untuk pulang dalam keadaan sehat walfiat. Seluruh keluarga itu sangat bersyukur kepada Allah atas kesembuhan dan kasih sayang Allah yang telah diberikan pada mereka sekeluarga. Subhanallah.

---
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuiNya. (ali Imran : 92).

Wassalam,
agussyafii
---

Tugas Mulia

By: agussyafii

Suatu hari ada seorang pemuda sedang jalan-jalan di Komplek Perumahan. Ia melihat seorang anak laki-laki kecil sedang melompat naik turun di depan rumah yang besar dan bagus. Anak kecil itu ternyata sedang berusaha memencet bel pintu yang di samping rumah, tetapi tubuhnya yang kecil dan pendek agak kesulitan untuk mencapainya.

Terlintas dipikiran pemuda bahwa inilah tugas mulia membantu orang yang sedang dalam kesulitan sekalipun harus menolong anak kecil. Lalu pemuda itu menghampiri anak kecil itu sambil tersenyum dan membunyikan bel dengan kerasnya berkali-kali. 'Sekarang apa lagi adik kecil?'

Anak kecil itupun tertawa cekikikan dan mengatakan, 'Sekarang, Lari!!' Pemuda itu nampak kebingungan, akhirnya ikut lari setelah melihat yang punya rumah keluar dan berteriak...'Kurang Ajar, pagi-pagi udah ganggu rumah orang aja!'

Tugas mulia membantu orang lain tidaklah cukup namun juga harus jelas untuk apa hal itu kita lakukan, jangan sampai kita seperti pemuda itu. Semoga cerita diatas itu dapat membuat teman-teman tersenyum dihari yang indah ini, teriring doa, semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala melimpahkan kesehatan untuk anda dan keluarga, amin. Selamat menikmati hari libur bersama keluarga tercinta.

'Kasihilah makhluk di bumi, maka engkau dikasihi yang di langit.'(HR. Thabrani).

Wassalam,
agussyafii
---

Air Mata Sahabat

By: agussyafii

Dalam kitab 'Sifat ash-Shafwah Ibnu al-Jauzi menyebutkan Pada suatu hari Abdurrahman bin Auf duduk bersama kami dan dia sebaik-baiknya teman duduk dalam majelis. Pada saatnya dia pulang kami mengikutinya sampai ke rumahnya. Dia pergi mandi kemudian duduk bersama kami.

Lalu dihidangkan dihadapan kami sepiring roti besar dan daging. Melihat hidangan itu menangislah Abdurrahman bin Auf, air matanya menetes sampai membasahi bajunya. Beberapa kali menghapusnya namun air mata itu terus mengalir dengan derasnya. Tangisan itu terdengar tersedu-sedu seolah menyayat hati orang yang mendengarkannya.

Hati kami terasa gelisah dibuatnya dan kami pun bertanya padanya, 'Apa yang membuat engkau menangis seperti anak kecil Wahai Abdurrahman bin Auf?'

Kemudian dia menjawab dengan mata memerah dan air mata yang terus mengalir, 'Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Salam wafat, dirinya dan keluarga belum pernah sekalipun kenyang makan roti. Sementara kita? Padahal beliau adalah orang yang lebih dimuliakan oleh Allah daripada kita.' Itulah air mata sahabat, air mata kecintaan seorang sahabat kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam.

Sudahkah kita menangis untuk Rasulullah Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam yang kita cintai?

Wassalam,
agussyafii
---

Kemuliaan Seorang Mukmin

By: agussyafii

'Barangsiapa menyenangi amalan kebaikannya dan merasa sedih dengan keburukannya maka dia adalah seorang Mukmin (HR. al-Hakim)

Kemuliaan kita yang utama adalah beriman kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, pada hadist diatas Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam menyebutkan ada dua ciri khas seorang Mukmin yaitu menyenangi perbuatan baik dan merasa sedih dengan keburukan yang dilakukannya.

Senang dengan perbuatan baik ditunjukkan dengan melakukan sesuatu yang berarti dan bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang lain, kebaikan yang dilakukan membawa manfaat di dunia dan juga manfaat diakherat. Sebagaimana Nabi sendiri diutus dimuka bumi untuk melakukan kebaikan dan menebarkan kasih sayang bagi umat. 'Dan tiada Kami mengutus engkau melainkan untuk menjadi rahmat semesta alam (QS. al-Anbiya' : 107).

Bila mengerjakan keburukan dirinya merasa sedih karena adanya kesadaran bahwa Allah sangat membenci perbuatan buruk dan melakukan kerusakan dimuka bumi sehingga dirinya layak untuk bersedih. Kesedihan itu menimbulkan penyesalan yang sangat mendalam. Kemudian membuat dirinya bertaubat untuk tidak melakukan perbuatan buruk itu lagi. Itulah kemuliaan seorang Mukmin.

Wassalam,
agussyafii
---

Mengurai Belitan Kesalahan*

By: agussyafii

Bila kita pernah melakukan kesalahan, hendaknya kita bersedia mengakuinya. Bila orang lain melakukan kesalahan hendaklah kita memaafkannya. mengakui kesalahan tidaklah mudah bahkan teramat menyakitkan. Semakin tinggi status sosial kita maka semakin tidak mudah. Apa lagi kalo punya banyak penggemar dan pemujanya.

Menyadari kesalahan tentunya berbeda dengan mengakui kesalahan. Mengakui kesalahan akan menyebabkan orang yang mengakui dosanya menjadi kehilangan muka. Kalo mengakui kesalahan diri sendiri sulit, apa lagi memaafkan kesalahan orang lain. Bahkan lebih sulit lagi. 'Saya tidak bisa memaafkan dia. Luka hati saya masih terasa perih bagai tersayat-sayat.' Toh, hati kecil kita mengatakan, 'sudahlah maafkan dia. sebesar apapun kesalahannya maafkanlah dia.' Mengapa kita harus memaafkan? karena hanya dengan memaafkan, Allah berkenan mengampuni kesalahan kita. Bila kita tidak memaafkan berarti kita menolak sifat Maha Pengampun Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Bila kita melakukan perbuatan salah maka kita akan terbelit oleh kesalahan yang kita lakukan. Ada perasaan berdosa yang membelit hidup kita terus menerus. Dosa itu seolah mengejar -ngejar kita dimanapun berada. Kita dibuat tidak bisa makan enak dan tidur nyenyak. Sampai kita mengakui perbuatan yang pernah kita lakukan.

Demikian halnya dengan kesalahan orang lain. Bila kita tidak bisa memaafkan kesalahannya maka hati kita tersiksa akibat rasa geram, marah, benci dan dendam berkepanjangan. Membelit dan menyesakkan dada. Belitan itu akan akan bisa kita lepaskan ketika kita bersedia untuk memaafkan sebagai firman Allah Subahanu Wa Ta'ala.

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang kebaikan, serta berpalinglah dari orang-orang yangtidak mengerti. (QS. al-A'raf : 199).

---
*) Tulisan ini materi on air pada acara 'Power of Peace' di Radio Bahana FM Setiap rabu malam jam 6 s.d 7 malam

Wassalam,
agussyafii
---

Hati Yang Tegar

By: agussyafii

Pada suatu hari di Rumah Amalia kehadiran seorang perempuan muda yang terlihat cerdas dan modis, memiliki dua anak, dia mengaku sebagai pendengar setia acara 'Power of Peace' di Radio Bahana. 'Saya pendengar setia Mas Agus loh di Radio Bahana FM Jakarta,' tuturnya. Hari itu dia curhatnya, bahwa dia merasa ada yang tidak beres dengan suaminya. Sering pulang malam, jika ditanya dari mana selalu mengatakan habis lembur.

Saya kemudian mengatakan kepada ibu muda itu agar selalu bersyukur atas semua karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan berserah diri kepadaNya, kemudian menyarankan agar memperbanyak istighfar serta instropeksi diri ke dalam dengan lebih menghormati dan menghargai suami. 'Karena kunci dari menyelesaikan masalah bukan ada orang lain tetapi pada diri kita sendiri,' ucap saya padanya.

Alhamdulillah, pesan itu dilaksanakan dengan baik. Sekalipun dirinya sebagai seorang yang aktif dan sibuk bekerja di sebuah perusahaan, senantiasa bersyukur dan memperbanyak istighfar telah membuahkan hasil. Perubahan pada dirinya juga merubah kondisi suami. Sampai pernah terlontar dari ucapan suaminya, 'Kok sekarang mama kelihatan lebih sayang sama papa..kenapa ya?' Kondisi yang membaik dalam rumah tangganya namun tidak pernah ada klarifikasi soal adanya perempuan lain.

Sampai pada suatu malam, suaminya menghubungi dirinya dan mengakui semua perbuatan yang dilakukan, 'aku mau jujur padamu, aku memang telah berselingkuh dan sekarang aku ada dirumahnya, menjaga karena dia sedang sakit.' Mendengar pengakuan itu hatinya bagai tercabik-cabik. Hidupnya terasa gelap gulita. Hatinya terasa perih, air matanya mengalir dengan derasnya. Malam itu juga dia menjenguk suaminya. Dia bertemu dengan perempuan terbaring lemah sementara suaminya terlihat duduk disampingnya. Suaranya terputus-putus meminta maaf.

Ditengah hatinya yang galau, ada kekuatan kasih sayang yang tanpa disadarinya memeluk perempuan selingkuhan suami dan mendoakan, 'semoga cepat sembuh ya..' Hatinya mendapatkan limpahan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Baginya masalah itu tidak dapat melemahkan dirinya. Ada kasih sayang Allah yang sanggup membuatnya menjadi kuat, mengubah kebenciannya menjadi cinta. Ketaqwaannya kepada Allah mampu untuk bersyukur juga memaafkan suami dan pasangan gelapnya. Hatinya menjadi tegar, justru imannya semakin kuat karena masalah itu sebab Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa hadir bersamanya.

---
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mendapatkan kemenangan.' (QS. an-Naba' : 31).

Wassalam,
agussyafii
---

Doa Memohon Ketaqwaan Dan Kekayaan

By: agussyafii

'Ya Allah, sesungguhnya aku meminta petunjuk, ketaqwaan, kesucian dan kekayaan kepadaMu.' (HR. Muslim, Ahmad, at-Tirmidzi, Ibnu Majah).

Penjelasan doa yang diajarkan oleh Nabi seperti dalam hadist diatas, Menurut al-Munawi dalam kitab Faidhul Qadir menyebutkan bahwa maksud dari petunjuk adalah petunjuk ke jalan yang lurus, yakni jalan orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah. Maksud dari ketaqwaan adalah takut kepada Allah dan berhati-hati agar tidak melanggar larangan Nya. Sedangkan kesucian adalah terpelihara dari keburukan dunia.

Sementara menurut an-Nawawi dalam kitab Syarah Sahih Muslim menyebutkan maksud dari kesucian adalah mampu menahan diri untuk tidak melakukan apapun yang tidak diperbolehkan oleh Allah. Maksud dari kekayaan adalah kaya jiwa dan kecukupan harta sehingga hidupnya tidak bergantung kepada orang lain. Sedangkan petunjuk mencakup apa saja yang diperlukan dalam hidup ini, baik untuk keperluan di dunia dan diakherat.

Dan ketaqwaan mencakup kehati-hatian terhadap apa saja yang harus dijauhi dalam hidup ini seperti perbuatan syirik, maksiat dan perbuatan tercela. itulah makna doa memohon ketaqwaan dan kekeyaan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam.

Wassalam,
agussyafii
---

Ketika Penderitaan Menghampiri

By: agussyafii

Ada seorang teman yang baru terkena PHK dari kantornya. Hatinya gundah dan sedih. Hidupnya terasa gelap, tiada lagi ada harapan. Dalam kesendirian dia berdoa dan menangis. Entah sudah berapa hari tidak keluar dari rumah. Ditengah kesedihannya selalu meratapi nasib buruk yang menimpa dirinya. Hidupnya terasa paling menderita didunia.

Sampai kemudian terdengar suara pintu rumah diketuk, TOK..TOK...TOK! Beberapa kali, begitu dibuka ternyata seorang bapak tua yang tinggal disebelah rumahnya. Bapak tua itu seorang pensiunan yang tinggal sendiri. Istrinya baru meninggal dunia, anak-anaknya sudah dewasa dan ikut suaminya diluar kota. Bapak tua itu hidup sendirian.

'Assalamu'alaikum Dek, Bapak boleh duduk?' kata Bapak tua dengan suara yang terdengar lemah. Dia kemudian menjawab, 'Wa'alaikum salam, silahkan Pak,' beberapa kali dia mengusap air matanya yang dipipi. Setelah mereka berdua duduk diam membisu begitu lama. Bapak tua itu bertutur, 'Bapak lelah Dek, dalam sendirian, anak-anak tidak ada yang peduli dengan orang tua ini. Bapak selalu datang menjenguk mereka tapi mereka selalu tidak peduli. Kenapa dihari tua hidup saya malah menderita?' Ucap bapak tua.

DEG! Hatinya berdegup kencang. Ditengah penderitaannya ternyata ada orang yang lebih menderita daripada dirinya. Ditengah kesedihannya ternyata ada orang yang lebih bersedih daripada dirinya. 'Bapak, barangkali putri-putri bapak sekarang sedang sibuk. Bukankah dalam kesendirian bapak masih memiliki Allah Subhanahu Wa Ta'ala? Dengan berdzikir bapak akan merasa tenteram dan tidak sendirian.' Akhirnya ditengah kesedihannya malah menolong, menghibur dan berdoa bersama bapak tua agar tabah dan sabar dalam menjalani hidup ini.

Di tengah menghibur bapak tua itu, dia bersyukur , 'Ya Allah, ditengah penderitaan yang aku rasakan, aku masih bisa menolong, menghibur, mendoakan, orang yang justru lebih menderita dari pada diriku. Terima kasih Ya Allah penderitaan yang Engkau berikan kepadaku membuat aku bisa membantu meringankan penderitaan orang lain.'

--
Barang siapa melakukan perbuatan yang dicintai oleh Allah kepada seorang muslim agar orang muslim tersebut merasa bahagia, Allah akan memberikan padanya kebahagiaan pada hari kiamat nanti (HR. Thabrani).

Wassalam,
agussyafii
---

Penyelam

By: agussyafii

Suatu hari seorang penyelam sedang melihat-lihat terumbu karang pada kedalaman 8 meter. Tiba -tiba ia melihat seseorang berada di sampingnya. Ia terkejut karena orang tersebut tidak memakai peralatan selam.

Penyelam lalu turun lagi sampai ke kedalaman 15 meter. Ia terkejut melihat orang yang tadi di sebelahnya menyusulnya.

Penyelam turun lagi, sampe 25 meter, eh… orang yang tadi turut ngikutin sampai di 25 meter. Penyelam makin heran, dan ia mendekati orang tersebut sambil memberikan white board dengan pensil 2B-nya dengan tulisan: “Hebat bener kamu… gimana caranya sampe ke kedalaman begini tanpa memakai alat selam?”

Orang itu mengambil white boardnya dan menulis: “Tolongin, saya tenggelam!”

Cerita penyelam diatas saya ingin mengajak teman2 untuk tersenyum. Menikmati indahnya dihari ini, bisa berkumpul dan bercanda bersama keluarga. Selamat menikmati liburan dan berkumpul bersama keluarga. Teriring doa, semoga Allah melimpahkan kesehatan selalu untuk anda dan keluarga. Amin

---
'Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta benda tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kekayaan hati.' (HR. Bukhari - Muslim).

Wassalam,
agussyafii
---

Air Mata Yang Mengalir

By: agussyafii

Disaat masalah menghampiri dalam hidup, kita simpan dan membesar, kita menjadi butuh teman untuk membantu kita, untuk mendengarkan, menghibur, mendoakan dan juga mendorong agar kita menjadi kuat. Paling tidak, hadir sebagai teman dalam kesendirian. Itulah yang terjadi di Rumah Amalia. Rumah harapan bagi anak-anak Amalia.

Rumah Amalia hadir menjadi 'tempat berbagi' berbagi dalam suka dan duka, berbagi kebahagiaan dan penderitaan bagi siapapun yang telah mengalirkan air mata. Ahad pagi di Rumah Amalia ditengah ramai anak-anak Amalia dengan aktifitasnya, kami kedatangan seorang tamu, seorang gadis cantik yang berkenan 'curhat', telah lama menyimpannya sampai hidupnya menjadi tertekan dia bertutur.

Dirinya dibesarkan oleh sang nenek, ayah dan ibu sudah lama meninggal dunia. Dari kecil neneknye selalu menanamkan nilai-nilai agama, belajar mengaji, sholat dan puasa. Disekolah dirinya terbilang cerdas, dari SD sampai SMA selalu renking 3 besar disekolahnya. Sekalipun tidak bisa melanjutkan keperguruan tinggi, dia bersyukur selepas lulus SMA bisa melanjutkan dengan kursus akutansi sampai bisa bekerja di Jakarta. Kebahagiaan tiada tara karena bekerja di kantor yang tinggi menjulang merupakan impiannya sewaktu kecil.

Sampai kemudian ada seorang pria ganteng, teman sekantornya yang menyatakan cinta pada dirinya. 'Seumur hidup saya baru kali itu Mas Agus ditaksir ama cowok,' ucapnya tersipu malu. Namun karena kehidupan kota Jakarta yang menjauhkan dirinya iman, terjatuh dalam pergaulan tanpa norma. Dirinya terjerumus pergaulan bebas, dia tidak mampu menolak rayuan sang cowok. Semua itu baru disadarinya setelah merasakan tubuhnya yang terasa berbeda. Tubuhnya terasa lemas. Hilang sudah impian dan harapan. Hampir saja mengakhiri hidupnya. 'Menangis saya seharian Mas Agus,' ucapnya. Matanya memerah, air matanya mengalir begitu saja tanpa disadarinya. Cowok itu menghilang tanpa jejak, tidak betanggungjawab atas perbuatannya.

Ditengah kegalauan dan penuh linangan air mata, dirinya memutar radio, 'Saat saya memutar radio, saya mendengarkan Radio Bahana Jakarta. Malam itu saya mendengar Mas Agus menjelaskan bahwa 'Ketaqwaan kepada Allah menyelamatkan Hidup Kita' Rasanya penjelasan itu menenteramkan hati saya Mas Agus.' jelasnya. Maka hari Ahad pagi dirinya memutuskan ke Rumah Amalia.

Saya kemudian menjelaskan padanya bahwa sekotor apapun perbuatan kita bila kita bertaubat dan memohon ampun kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala maka Allah akan mengampuni dosa-dosa kita karena yakinlah Allah senantiasa memiliki rencana yang indah untuk hidup kita agar kita semakin mendekatkan diri padaNya. Mendengar apa yang saya jelaskan padanya, terdengar isak dan tangisnya. 'Subhanallah, Maha Suci Allah, Semoga Allah berkenan mengampuni saya ya Mas,' ucapnya lirih.

Sampai beberapa hari kemudian saya mendapatkan email darinya yang mengabarkan sudah memutuskan pulang kampung untuk melahirkan dan membesarkan sang buah hatinya bersama sang nenek, neneknya menyambutnya dengan tangan terbuka. 'Semua perbuatan yang saya lakukan menyadarkan apa yang saya lakukan salah karena jauh dari Allah, air mata saya yang mengalir adalah air mata kebahagiaan memohon ampun kepada Allah. Terima kasih Mas Agus atas dukungan dan doanya.' Tuturnya dipenghujung email. Tanpa terasa air mata menetes membaca emailnya. Merasakan betapa berat beban yang ditanggungnya. 'Ya Allah, Ampunilah dosa-dosa kami.'

--
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.' (QS ali-Imran : 142).

Wassalam,
agussyafii
---

Bersyukur Disaat Kehilangan

By: agussyafii

Ada seorang bapak tengah menyusuri jalan. Tanpa diduga kakinya menginjak sesuatu. Sang bapak menemukan koin kuno yang terlihat kotor. Segera uang itu dibawa ke kolektor uang kuno di daerah Kota. Sungguh beruntung dirinya, uang kuno itu dihargai Delapan juta rupiah. Penuh riang gembira pulang ke rumah. Ditengah jalan bertemu dengan kenalannya.

Kenalannya itu menjual perabotan rumahnya karena hendak pindah tugas ke Jerman. Semuanya dijual delapan juta. 'Wah untung besar nih,' pikirnya. Maka dia berinisiatif menawarkan barang-barangnya ke toko mebel. Pemilik toko segera membelinya dengan harga dua puluh juta rupiah.

Kini ditangannya terdapat uang dua puluh juta rupiah. Nilai uang itu cukup besar bagi dirinya. Sang bapak mampir membeli martabak manis untuk oleh-oleh anak dan istrinya di rumah. Setelah membeli martabak manis, hatinya terasa kebahagiaan. Sambil bersiul-siul dengan wajah gembira terbayang istri yang akan memeluk dirinya dan anak-anaknya berlari minta digendong kemudian menikmati martabak manisnya. 'Istriku akan bahagia, bisa beli baju baru dan sepatu baru untuk anak-anak.' pikirnya.

Namun naas bagi dirinya. Ketika didepan gang memasuki rumahnya, tiba-tiba ada orang yang menodongkan pisau dan merampas seluruh uangnya dan martabak manis yang ada ditangannya. Istrinya melihat kejadian itu berlari mendekati suaminya. 'Bapak, apa yang terjadi? Bapak nggak apa-apa? Apa yang diambilnya dari bapak tadi?' Ucap istrinya terbata-bata ketakutan.

Bapak itu tersenyum sambil menenangkan istrinya dan berkata, 'Oh, itu tadi martabak manis dan koin penyok yang bapak temukan tadi pagi.' 'Alhamdulillah, untung bapak tidak apa-apa, nanti ibu belikan lagi martabak manisnya.' Jawab istrinya dengan wajah berseri-berseri bersyukur suami selamat tidak kurang apapun.

Pesan kisah diatas bahwa apapun yang terjadi pada diri kita tidaklah mungkin akan terjadi bila Allah tidak menghendaki. Kadangkala kita menjadi bersedih ketika kita kehilangan harta, kehilangan orang yang kita cintai atau sewaktu kita mendapatkan ujian dalam hidup namun mensyukuri hidup setiap saat atas semua anugerah Allah akan membuat hati kita tenang dan bahagia, yakinlah bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa memiliki rencana yang indah untuk diri kita.

Wassalam,
agussyafii
---

Makna Seorang Teman

By: agussyafii

Ada dua teman karib sedang dalam perjalanan. Ismail dan Salim namanya. Ditengah perjalanan mereka bertengkar, Ismail tidak menahan amarah kemudian mendorong Salim sampai terjatuh. Meski Salim sakit, Salim tidak melawan. Tanpa bertutur kata. Salim menulis di atas pasir.

'Hari ini temanku mendorongku sampai jatuh.'

Mereka lalu melanjutkan perjalanan hingaa menemukan sungai untuk membersihkan badan. Namun ternyata sungai itu teramat dalam sehingga Salim hanyut dan nyaris tenggelam dan diselamatkan oleh Ismail, temannya. Ketika Salim siuman dan rasa ketakutannya hilang Salim menulis disebuah batu.

'Hari ini temanku menyelamatkan nyawaku.'

Melihat apa yang dilakukan Salim, Ismail terheran-heran dan bertanya, 'Kenapa waktu aku mendorongmu hingga terjatuh, kau menulis diatas pasir dan sekarang kau menulis diatas batu?'

Salim tersenyum dan menjawabnya, 'Ketika seorang sahabat melukai hati kita, kita harus menulisnya diatas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus luka dihati. Dan apabila diantara teman terjadi kebaikan sekecil apapun kita harus memahat diatas batu hati kita agar kita tetap mengenang, tidak hilang tertiup waktu.' Dua teman baik itu akhirnya tertawa bersama, bahagia menikmati pemandangan yang indah disetiap perjalanan.

Pesan kisah diatas adalah hidup ini kita seringkali berbeda pendapat dan berkonflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu saling memaafkan dan melupakan masalah dan kesalahan orang lain akan membuat hidup kita menjadi bahagia dan kebaikan orang lain yang pernah dilakukan untuk kita menjadi kenangan yang terindah dalam hidup kita yang senantiasa tersimpan dalam hati tak terhapus oleh waktu. Itulah makna seorang teman.

Wassalam,
agussyafii
---

Memadamkan Api Amarah

By: agussyafii

Untuk membangun mahligai tidaklah cukup dengan cinta melainkan juga 'tanggung jawab,' itulah yang dituturkan seorang bapak pada saya yang malam itu beliau berkunjung ke Rumah Amalia. Beliau bertutur kisahnya, Semasa muda beliau jatuh cinta kepada istrinya karena primadona dilingkungan dimana tinggal. Begitu cintanya menggebu tanpa berpikir panjang melamar dan menikah karena takut gadis pujaannya disunting oleh orang lain.

Awal pernikahan tidak mengalami kesulitan, rumah yang ditempatinya disediakan oleh mertua. Ditengah mengarungi bahtera rumah tangganya. Karier istrinya melejit dengan pesat karena memang istrinya yang cerdas dan semangat walaupun kondisi sebagai ibu yang memiliki dua anak laki-laki. Sementara beliau sangat mendukung karier istrinya dengan sepenuh hati.

Keberhasilan di dalam karier istrinya ditunjukkan dengan memanjakan. Anaknya yang pertama dibelikan sepeda motor sekalipun baru SMP kelas satu, anaknya yang kedua yang duduk dikelas empat SD dibelikan Play Station 3 sampai tidak pernah mau belajar sementara istrinya sibuk dengan mobil mewah yang baru dibelinya. Apa daya, gaya hidup istrinya boleh terbilang glamour tidak diimbangi apa yang telah beliau kerjakan sebagai penjual sembako dengan warung kecil dipinggir jalan.

Sebagai seorang kepala rumah tangga, beliau merasa bertanggungjawab untuk menghidupi keluarga. membuka warung sembako cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga namun tak dapat dibandingkan dengan penghasilan istrinya. Terkadang istrinya malu dengan pekerjaan beliau sebagai suami karena tidak mengenakan dasi dan kemeja panjang seperti orang kantoran, Sampai satu hari dikejutkan dengan istrinya yang memaksa dirinya membuka supermarket dikawasan komplek perumahan yang dibiayai oleh istrinya. Namun beliau menolaknya karena pelanggannya sudah banyak sebab bila pindah lokasi berarti semua harus dimulai dari awal lagi.

Sampai terjadi pertengkaran hebat. Istrinya menuduh beliau berselingkuh karena bersikukuh dengan warung kecilnya. Beliau marah dan keluar dari rumah. Harga dirinya sebagai suami merasa terinjak-injak, Ada kemarahan dihatinya. Waktu pergi dari rumah, anak-anaknya sedang tidak ada dirumah. Itulah sebabnya malam itu beliau hadir ke Rumah Amalia. Wajahnya terlihat memerah. 'Lantas apa yang harus saya lakukan Mas Agus?'

Saya kemudian menyarankan agar mengambil air wudhu dan mengajak beliau untuk doa bersama, 'Allahuma robbii nabiyyi muhammadin, ighfirly dzanbii, wa adz-hib ghaidha qalby wa ajirny min mudhilatil fitan' Artinya, Ya Allah, Tuhan Nabi Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan dihatiku dan selamatkanlah aku dari segala bahaya kesesatan, segala bentuk fitnah (dari puncak kemarahan).'

Wajah beliau sudah terlihat tenang kembali, malam itu juga beliau memutuskan untuk pulang ke rumah. 'Alhamdulillah Mas Agus, hati saya terasa seperti di siram es.' Ucapnya. Sesaat beliau berpikir lama. 'Istri saya adalah pilihan hidup saya, maka saya akan menerima semua konsekwensi apapun atas keputusan saya yang kelak harus saya pertanggungjawabkan dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.' tutur beliau sebelum pamit.

Beberapa hari kemudian beliau kembali hadir bersama istri dan kedua anak laki-lakinya. Wajahnya terlihat berseri-seri. Malam itu beliau bersama keluarga hadir untuk berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Amalia. Kebahagiaan dihatinya itu memancar dengan menghiasi senyuman. Istri dan anak-anaknya juga terlihat bahagia. Subhanallah.

Wassalam,
agussyafii
---

Pertolongan Allah Sangat Dekat

By: agussyafii

Pada suatu hari hujan cukup lebat melanda kota. Semua warga mengungsi menyelamatkan dirinya kecuali seorang ustadz dengan penuh keyakinan Allah akan menyelamatkan dirinya bila tetap tinggal di masjid, disetiap detiknya dia memohon kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, sementara banjir sudah menggenangi teras masjid.

Sebuah perahu hendak menyelamatkan, mengevakuasi ustadz itu tetapi ditolaknya dan berkata, 'Terima kasih saya akan tetap bertahan dimasjid ini.'

Hujan semakin lebat, banjir semakin tinggi dan datanglah perahu kedua hendak menolong ustadz tetapi ditolak lagi, 'Terima kasih, saya percaya Allah akan tetap menolong saya.'

Hujan tak kunjung berhenti sehingga keadaan sudah sangat gawat tetapi datang perahu ketiga, ustadz tak juga mau dievakuasi, 'Allah pasti menolong saya, jadi saya akan tetap disini.' Akhirnya banjir itu menenggelamkan masjid dan ustadz tak lagi terselamatkan. Dihadapan Allah, sang ustadz protes kepada Allah. 'Ya Allah, saya adalah hambaMu yang beriman kepadaMu tetapi Engkau kenapa tidak menyelamatkan aku dari banjir?' Kenapa Engkau membiarkan saya menderita Ya Allah?' Allah kemudian menjawab, 'Bukankah AKU telah mengirimkan tiga perahu untuk menyelamatkan dirimu?'

Pesan kisah diatas bahwa hadirnya pertolongan Allah kepada diri kita seringkali kita tidak pahami. Kita sudah curhat, berkeluh kesah kepada Allah, kita merasa doa kita tidak dikabulkan, masalah kita malah semakin berat seolah Allah tidak sayang kepada kita lagi. Padahal pertolongan Allah senantiasa hadir dengan cara yang tidak terbatas. Bisa jadi hadirnya pertolongan Allah itu dalam bentuk nasehat, tulisan, bantuan, guncangan, senyuman, sentilan, makian, tangisan, pujian atau dalam bentuk yang lain. Ketika kita sekarang sedang dirundung masalah, Apakah kita sudah cukup peka terhadap hadirnya pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang ada dihadapan kita? Ataukah justru kita mengabaikannya? Padahal pertolongan Allah itu sangat dekat, sebagaimana firman Allah.

'Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu sangat dekat.' (QS. al-Baqarah: 214)

Wassalam,
---

Pengharapan (Raja'}

By: agussyafii

Raja' adalah kepercayaan atas karunia Allah yang dibuktikan dengan usaha, bukan ketidakberdayaan diri atau hanya berangan-angan. Allah menganjurkan kepada kita agar berharap karuniaNya dan melarang kita berputus asa dari rahmatNya.

'Katakanlah, Hai hamba-hambaKu yang melampui batas terhadap diri sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. az-Zumar : 53).

Allah telah memberikan kabar gembira kepada kita semua bahwa rahmatNya meliputi segala sesuatu, sebagaimana firmanNya, 'Dan rahmatKu meliputi segala sesuatu.' (QS. al-A'raf ; 56).

Pengharapan (Raja') berbeda dengan berangan-angan (Tamanni) sebab orang yang berharap adalah orang yang mengerjakan sebab ketaatannya seraya berharap ridha dan dikabulkannya oleh Allah dengan melalui sebuah usaha secara sungguh-sungguh dan kerja keras sedangkan berangan-angan (Tamanni) hanyalah menunggu tanpa sebuah usaha sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam 'Dan orang yang lemah adalah orang yang selalu menuruti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah (HR. Tirmidzi).

Orang yang mengharap dan mencari rahmat Allah harus berusaha dengan sungguh-sungguh dengan ketulusan dan keikhlasan sampai kita memperoleh apa yang dicita-citakannya. Allah berfirman, 'Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang hijrah dan berjihad dijalan Allah, mereka mengharapkan rahmat Allah. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang' (QS. al-Baqarah : 218).

Wassalam,

Sudah Saatnya Menangis

By: agussyafii

Ketika pikiran buntu, asa patah, dunia gelap gulita seolah lorong gelap tanpa ujung, apa lagi yang hendak kita lakukan di malam hari ini selain menangis dihadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Marilah kita menangis dihadapan Allah! Tangisan mempunyai makna khusus karena tangisan itu muncul dari rasa cinta dan takut kepada Allah atas azabNya sehingga sepatutnya bagi kita merenungkan hal-hal yang sudah terjadi. Disetiap bisikan, pandangan, tingkah laku yang terduga ataupun yang tak terduga, Rasulullah selalu mengingatkan kita 'Seandainya kalian mengerti apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis (HR. Muslim). Lalu para sahabat Rasulullahpun menangis dengan menutupi wajah mereka karena isak tangis mereka. Sepatutnya kita juga menangis dan menutupi wajah kita.

Oleh sebab itu, mari kita bergegas menuju mihrab tempat sholat, merendahkan diri dihadapan Allah dengan menangis, memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan yang pernah kita lakukan. 'Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus yaitu jalannya orang-orang yang Engkau ridhoi bukan jalannya orang-orang yang Engkau sesatkan.'

Sudah saatnya kita menangis dihadapan Allah..

Wassalam,
agussyafii
---
Yuk hadir atau menjadi relawan pada kegiatan 'Aksi Sosial Amalia (ASA)', santunan, bazaar & perlombaan anak2 di Rumah Amalia, Jl. Subagyo IV Blok ii, No. 23 Komplek Peruri, Ciledug. pada hari Ahad, tanggal 25 Juli 2010. Kirimkan dukungan dan partisipasi anda di http://www.facebook.com/agussyafii3, atau http://agussyafii.blogspot.com/, http://www.twitter.com/agussyafii atau sms di 087 8777 12 431.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar